Pemprov Gandeng Badan Usaha Lewat Program SRIKANDI Untuk Ringankan Beban APBD

- Reporter

Senin, 8 September 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Helmi Hasan

Foto : Gubernur Helmi Hasan

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BPJS Kesehatan dan sejumlah badan usaha menandatangani perjanjian kerja sama program Sinergi Rekrutmen Reaktivasi Peserta JKN (SRIKANDI), Senin (8/9).

Badan usaha yang berpartisipasi dalam kerja sama ini antara lain PT Bengkulu Samudera Tehnik, RS Tiara Sella, RS Ummi, RS Gading Medika, Klinik Pratama Sejahtera Utama, Klinik Pratama Lovely Medica Center, Klinik Pratama Mutiara Agma, dan RS Rafflesia.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kontribusi badan usaha yang bersedia ikut menanggung kepesertaan JKN masyarakat Bengkulu. Menurutnya, langkah tersebut membantu meringankan beban keuangan daerah yang saat ini tengah difokuskan untuk pembangunan infrastruktur.

“Partisipasi dari badan usaha ini sangat berarti, karena APBD kita tidak terlalu besar. Kita ingin seluruh pihak ikut serta dalam membantu rakyat. Saat ini Pemprov fokus pada pembangunan jalan, jembatan, sekolah, dan juga Rumah Sakit M. Yunus. Di RSMY, khususnya Bangsal 3, kondisinya sangat tidak manusiawi dan akan segera kita perbaiki. Sudah saatnya masyarakat merasakan manfaat dari APBD ini,” ujar Helmi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan, menjelaskan bahwa program SRIKANDI merupakan wujud kepedulian badan usaha terhadap program kesehatan daerah. Selama ini, kepesertaan JKN ditanggung pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota. Dengan adanya keterlibatan badan usaha, beban anggaran dapat lebih ringan.

“Paling tidak dengan jumlah sekitar 1.000 peserta yang ditanggung perusahaan saat ini, pemerintah sangat terbantu. Saat ini tingkat keaktifan peserta JKN di Bengkulu mencapai 85 persen,” jelas Edriwan.

Program SRIKANDI diharapkan menjadi solusi kolaboratif dalam meningkatkan kepesertaan JKN sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Bengkulu.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan
Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim untuk Dongkrak PAD
Gubernur Bengkulu Tegaskan Disiplin Kinerja OPD, Minta Maksimalkan Pelayanan untuk Rakyat
Gubernur Bengkulu Prioritaskan Infrastruktur dan Kawasan Industri dalam Musrenbang RKPD 2027
Gubernur Bengkulu Tegas Larang Pemberhentian PPPK, Dorong Efisiensi Tanpa PHK
Respons Cepat Isu Publik, Gubernur Tegaskan Tak Ada Kenaikan BBM dan Praktik Jual Beli Jabatan
Klarifikasi Isu Dugaan Jual Beli Jabatan, Pemprov Bengkulu Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih
ASN Pemprov Bengkulu Turun Lapangan, Realisasikan Arahan Gubernur Helmi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:59 WIB

Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Rabu, 15 April 2026 - 04:08 WIB

Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim untuk Dongkrak PAD

Sabtu, 11 April 2026 - 04:04 WIB

Gubernur Bengkulu Tegaskan Disiplin Kinerja OPD, Minta Maksimalkan Pelayanan untuk Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 04:01 WIB

Gubernur Bengkulu Prioritaskan Infrastruktur dan Kawasan Industri dalam Musrenbang RKPD 2027

Kamis, 2 April 2026 - 08:35 WIB

Gubernur Bengkulu Tegas Larang Pemberhentian PPPK, Dorong Efisiensi Tanpa PHK

Daerah

Destita Khairilisani

Data Bansos Tak Sinkron, Senator Destita Soroti Sistem

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:16 WIB

Destita Khairilisani

Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:59 WIB