ReportTimeNews,
Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga
8 persen pada tahun ini. Untuk mencapai target tersenut, Gubernur Bengkulu
Helmi Hasan menekankan pentingnya data akurat dan detail sebagai dasar
pengambilan kebijakan.
Hal
ini disampaikan Gubernur Helmi saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat
Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Ir. Win Rizal, ME, di Kantor Gubernur, Senin
(30/6).
Dalam
pertemuan tersebut, BPS menyatakan kesiapannya untuk segera melaksanakan Sensus
Ekonomi di seluruh wilayah Bengkulu. Kepala BPS, Win Rizal, menjelaskan sensus
ini akan menggali data secara komprehensif mengenai struktur ekonomi,
karakteristik usaha, serta tingkat digitalisasi sektor usaha di daerah.
“Sensus
ekonomi akan menjadi fondasi penting dalam merancang strategi pembangunan
ekonomi yang tepat sasaran. Data ini juga akan membantu melihat secara objektif
berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, seperti persoalan
pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai dan dampaknya,” jelas Win Rizal.
Ia
optimistis, dengan sinergi antara BPS dan Pemerintah Daerah, upaya mencapai
pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen bukan hal yang mustahil.
Menanggapi
hal tersebut, Gubernur Helmi Hasan menggarisbawahi pentingnya data yang
spesifik dan mendalam tentang Bengkulu, terutama yang berkaitan langsung dengan
faktor-faktor penggerak ekonomi lokal.
“Target
kita, pertumbuhan ekonomi 8 persen. Ini sejalan dengan pesan dari Presiden
Prabowo, agar setiap daerah ikut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar
Helmi.
Gubernur
juga menekankan bahwa percepatan ekonomi Bengkulu memerlukan kolaborasi lintas
sektor, didukung oleh kebijakan berbasis data.
Dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi ini, Pemerintah
Provinsi Bengkulu berharap dapat menyusun program-program strategis yang tidak
hanya mendongkrak angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat fondasi
ekonomi jangka panjang di wilayah tersebut







