Foto : Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu, sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi, bersama pengurus dan kader Partai NasDem, turun langsung meninjau lokasi terdampak gempa bumi di wilayah Kota Bengkulu.
ReportTimeNews, Bengkulu – Wujud kepedulian, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu, sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi, bersama pengurus dan kader Partai NasDem, turun langsung meninjau lokasi terdampak gempa bumi di wilayah Kota Bengkulu, tepatnya di Kelurahan Betungan pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Dalam kunjungannya, Erna mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi masyarakat yang rumahnya rusak berat akibat gempa yang terjadi pada Jumat, 23 Mei 2025 dini hari.
“Saya berada langsung di salah satu rumah yang terdampak parah. Situasinya sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Erna beserta seluruh kader Partai NasDem menyalurkan bantuan secara langsung, termasuk bantuan pribadi dari dirinya.
“Bantuan ini kami harap bisa sedikit meringankan beban masyarakat,” tambahnya.
Dia juga menyampaikan bahwa bantuan dari pusat telah mulai diterima dan disalurkan secara bertahap. Namun demikian, Anggota Komisi VII DPR RI ini menekankan pentingnya percepatan distribusi bantuan karena kondisi yang sangat mendesak.
Selain itu, ia menyebut bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah terpal, makanan, dan minuman.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Erwe dan berdasarkan informasi dari lapangan, masyarakat sangat membutuhkan terpal. Hari ini saya bawa langsung terpal dan logistik lainnya,” jelas Erna.
Di sisi lain Erna juga menyoroti perlunya relokasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman dan layak. Mengingat tinggal di tenda dalam waktu lama sangat tidak sehat, terutama bagi anak-anak.
Lebih lanjut, Erna menghimbau pemerintah dan pihak pengembang untuk lebih selektif dan memperhatikan standar keamanan dalam pembangunan rumah, mengingat wilayah Bengkulu rawan gempa. Dirinya menegaskan pentingnya pengawasan ketat dari berbagai pihak, termasuk DPRD setempat, terhadap perizinan dan pelaksanaan pembangunan.
“Kita harus memastikan rumah-rumah yang dibangun tahan terhadap bencana alam dan sesuai dengan standar keselamatan,” tutup Erna Sari Dewi.







