Destita: Bengkulu Butuh Tambahan LPH untuk Dukung Sertifikasi Halal

- Reporter

Jumat, 9 Mei 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Senator Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM. menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)

 

RDP Bersama BPJPH

ReportTimeNews, Jakarta – Komite
III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar
Pendapat (RDP) bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH),
Ahmad Haikal Hasan, di Gedung DPD RI, Jakarta, Kamis (8/5).

Agenda utama RDP membahas
implementasi pengawas Undang-Undang nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk
halal.

Senator Dapil Bengkulu,
Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., yang juga dikenal sebagai putri
kelahiran tanah Merah Putih Fatmawati, menyampaikan sejumlah aspirasi. Dalam
rapat tersebut, ia menyoroti tantangan industri farmasi, khususnya perusahaan
multinasional, dalam memenuhi persyaratan sertifikasi halal yang mulai
diwajibkan tahun depan.

“Industri farmasi
dari luar negeri sering kali menggunakan fasilitas produksi bersama untuk
beberapa negara, dan tidak semua negara mensyaratkan sertifikasi halal. Maka
dari itu, kami memohon agar BPJPH dapat mendampingi proses ini, khususnya untuk
perusahaan multinasional,” ujarnya.

Destita juga menyoroti
keterbatasan jumlah Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Provinsi Bengkulu. Saat
ini Bengkulu hanya memiliki satu LPH yang melayani 10 kabupaten/kota.

“Tentu ini sangat
belum mencukupi. Kami harap BPJPH dapat mendorong akreditasi dan
operasionalisasi LPH swasta maupun milik perguruan tinggi di Bengkulu,”
tambahnya.

Menanggapi hal tersebut,
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyampaikan lembaganya terus berupaya menambah
jumlah LPH di Indonesia. Ia mengatakan idealnya, jumlah LPH bertambah 200
sementara saat ini ada di Indonesia hanya ada 790.

“Kami menargetkan
tambahan tersebut untuk menjawab kebutuhan di lapangan, termasuk Bengkulu,”
jelasnya.

Ia juga menegaskan semua
pihak, termasuk lembaga pendidikan, dapat mengajukan pendirian LPH tanpa
hambatan. Pihaknya terbuka bagi siapa pun yang ingin mengajukan.

“Saat ini kekurangan
LPH adalah tantangan nasional, dan BPJPH terus bekerja sama dengan berbagai
pihak untuk menjawabnya,” singkat Haekal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Daerah