Foto : Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu
ReportTimeNews, Bengkulu : Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt.
Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., melakukan kunjungan kerja ke Dinas
Kesehatan Provinsi Bengkulu, Senin (28/4). Kedatangan Anggota Komite III itu
disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Mohamad Redhwan Arif, S.Sos,
M.Ph, beserta jajaran.
Redhwan menyampaikan kunjungan ini berawal dari undangan lisan
pihak Dinkes kepada Senator Destita, mengingat latar belakang Senator sebagai
seorang apoteker dan anggota DPD RI yang membidangi sektor kesehatan.
“Kami memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan beberapa
usulan, khususnya terkait infrastruktur di bidang farmasi dan alat kesehatan,”
ujar Redhwan.
Redhwan menjelaskan, pihaknya mengusulkan pengembangan laboratorium
kesehatan serta peningkatan pelatihan tenaga kesehatan. Menurutnya,
optimalisasi laboratorium dan fasilitas farmasi tidak hanya akan meningkatkan
kualitas pelayanan, tetapi juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah
(PAD) dan membuka lapangan kerja baru di sektor kesehatan.
Selain itu, dalam diskusi tersebut juga dibahas permasalahan
kekurangan tenaga apoteker di Dinas Kesehatan. Redhwan menyoroti bahwa saat ini
tidak tersedia Analisis Jabatan (ANJAP) khusus untuk apoteker di Dinas
Kesehatan, sehingga banyak apoteker terpaksa beralih ke rumah sakit atau
Puskesmas.
“Kita berharap ada dukungan dari Ibu Destita untuk mendorong
Kementerian Kesehatan agar membuat regulasi khusus terkait kebutuhan tenaga
apoteker, terutama untuk posisi madya dan senior di Dinas Kesehatan Provinsi,”
jelas Redhwan.
Permasalahan penyimpanan obat dan vaksin juga menjadi fokus
pembahasan. Redhwan menyebut gudang vaksin provinsi yang melayani 10
kabupaten/kota saat ini masih layak, namun perlu peningkatan untuk menjaga
kualitas dan ketahanan vaksin ke depan.
“Kami butuh peningkatan fasilitas, termasuk rantai dingin
seperti cold box dan cold chain, agar daya tahan vaksin tetap terjaga,”
tambahnya.
Senator Destita menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai
usulan tersebut, baik melalui jalur formal DPD RI, kementerian terkait, maupun
kolaborasi dengan organisasi non-pemerintah (NGO) dalam pengembangan sektor
kesehatan di Bengkulu.







