Foto : Gubernur Bengkulu Helmi Hasan
ReportTimeNews, Bengkulu – Dalam
mengatasi persoalan pendangkalan alur pelayaran yang menghambat akses ke Pulau
Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Bengkulu terus menunjukkan komitmennya.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan,
menegaskan bahwa meski belum sepenuhnya mencapai hasil yang diharapkan,
sejumlah langkah konkret telah dan terus dilakukan bersama pihak-pihak terkait,
termasuk Pelindo dan TNI AL.
“Soal alur pelayaran, memang belum
maksimal, tapi progresnya ada. Kita tidak tinggal diam. Pemerintah provinsi
terus mengupayakan solusi terbaik,” ujar Gubernur Helmi dalam keterangannya
kepada media pada Selasa, (15/4/2025)
Sebagai bentuk kepedulian terhadap
warga Enggano yang terdampak kondisi ini, dikatakan Gubernur, Pemprov Bengkulu
mengirimkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan selama dua pekan ke
depan. Adapun bantuan mencakup bahan pangan pokok seperti beras, telur, minyak
goreng, gula, mie instan, dan lainnya.
Tak hanya itu, diakui Helmi, pemerintah
juga memberangkatkan kapal KMP Pulo Tello ke Enggano dengan seluruh biaya
ditanggung oleh Pemprov. Artinya semua penumpang—baik yang berangkat ke Enggano
maupun warga yang kembali ke Bengkulu seperti mahasiswa dan penduduk
lainnya—dapat menikmati layanan ini secara gratis.
“Ini bentuk dukungan penuh dari
pemerintah. Semua dibiayai oleh Pemprov, sebagai wujud tanggung jawab dan
kepedulian kita terhadap masyarakat,” lanjutnya.
Dukungan lintas instansi turut
menguatkan upaya ini. TNI AL bersama lembaga lainnya telah mengirimkan armada
kapal untuk membantu proses mobilisasi logistik dan warga. Sementara itu,
Pelindo sedang mempersiapkan kedatangan kapal keruk berkapasitas besar guna
mempercepat pengerukan alur pelayaran.
“Ke depan, pengerukan ini harus
menjadi rutinitas, bukan hanya reaktif saat pendangkalan sudah parah. Kita
ingin kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata Helmi tegas.
Tak hanya fokus pada aspek
transportasi, Pemprov juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat Enggano. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi
pengadaan mesin produksi lokal guna mendukung program hilirisasi yang digagas
Presiden.
“Kalau ada pisang, jangan dijual
mentah. Kita fasilitasi agar bisa diolah dulu di sana. Ini berlaku juga untuk
komoditas lainnya. Tujuannya agar nilai ekonominya naik dan masyarakat mendapat
manfaat lebih besar,” tutupnya.
Lebih lanjut ditambahkan, dengan
sinergi dan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, pusat, serta
berbagai lembaga, diharapkan persoalan alur pelayaran bisa segera teratasi dan
pelayanan terhadap masyarakat Enggano makin optimal dan berkelanjutan.







