Musda Partai Golkar Bengkulu Masih Menunggu Penjadwalan Resmi DPP

- Reporter

Minggu, 13 April 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Panitia Pelaksana Musda, Samsu Amanah, memberikan keterangan. 

ReportTimeNews, Bengkulu – Meskipun semua persiapan telah selesai, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Partai Golkar Provinsi Bengkulu masih menunggu penjadwalan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Musda ini direncanakan akan dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Sejumlah nama kini mencuat sebagai kandidat potensial untuk menggantikan Rohidin Mersyah sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Bengkulu. Lima nama yang disebut-sebut sebagai calon ketua adalah Samsu Amanah, Sumardi, Gusril Pauzi, Samsu Rachman, dan Derta Wahyulin.
“Semua persiapan, termasuk kepanitiaan, Steering Committee (SC), dan Organizing Committee (OC), telah selesai. Nama-nama calon ketua juga sudah mulai bermunculan. Kami telah mengajukan permohonan ke DPP dan saat ini dalam daftar tunggu bersama 13 rencana Musda lainnya. Rencananya, Musda akan digelar pada minggu pertama setelah Lebaran, tetapi tanggal pastinya masih menunggu keputusan dari DPP,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Musda, Samsu Amanah, usai memimpin rapat persiapan pada Jumat (11/4/2025).
Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu, yang juga merupakan salah satu kandidat ketua, menekankan bahwa Musda Golkar selalu dijalankan secara demokratis. Setiap kader yang memenuhi syarat berhak untuk mencalonkan diri.
Adapun persyaratan calon ketua meliputi aktif dalam kepengurusan Partai Golkar selama lima tahun berturut-turut serta mendapat dukungan minimal 30 persen dari pemilik suara Musda. Jumlah pemilik hak suara terdiri dari 12 pihak, termasuk 10 DPD II Kabupaten/Kota, Dewan Pertimbangan, DPP, DPD I, organisasi pendiri dan didirikan, AMPG, serta KPPG.
“Saya juga anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu. Syarat lainnya termasuk aspek pendidikan dan kriteria PD2LT, yakni Prestasi, Dedikasi, Disiplin, Loyalitas, dan Tidak Tercela. Calon harus bersih dari masalah hukum dan etika,” tambah Samsu.
Lebih lanjut, mantan unsur pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Golkar menegaskan bahwa Musda akan mengutamakan musyawarah dan mufakat dalam pemilihan ketua baru. Namun, jika tidak tercapai kesepakatan, pemilihan akan dilakukan melalui voting.
“Dalam Musda nanti, musyawarah dan mufakat akan menjadi prioritas utama. Para kandidat diharapkan dapat mencapai kesepakatan bersama. Jika tidak, akan dilakukan voting. Yang jelas, apapun hasilnya, kita akan tetap menjaga kehormatan partai. Meski ada perbedaan pendapat, kita akan bersatu kembali,” tutup Samsu Amanah.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Daerah