ReportTimeNews, Bengkulu -.Dalam kunjungan hari kedua ke daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu, Anggota Komisi VII DPR RI Hj Erna Sari Dewi mengunjungi Panti Remaja Bina Harapan Kota Bengkulu pada Sabtu, (8/3/2025) pagi.
Kunjungan politisi NasDem Provinsi Bengkulu dengan sebutan nama singkatnya ESD ini diterima Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu Yudan dan sebanyak 21 orang anak panti, serta puluhan pengurus panti.
Dari kunjungan tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewimenyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian terhadap keberadaan panti. Meski ditengah kebijakan efisiensi anggaran, namun jika tidak bisa membantu pembangunan bangunan fisik panti pasca kebakaran beberapa waktu lalu, minimal pembinaan terhadap sumber daya manusia (SDM) yakni anak panti.
Adapun pembinaan yang akan dilakukan dari mitra kerja nya nanti dalam bentuk pelatihan kewirausahaan ataupun ekonomi kreatif, sehingga menghasilkan suatu prodak yang bernilai ekonomis. Sedangkan untuk perbaikan bangunan fisik bisa dikoordinasikan nantinya ke Pemerintah Daerah ataupun pusat.
“Kita dari DPR RI akan berupaya maksimal bisa berkontribusi terhadap pembangunan panti, khususnya dari Mitra kerja berupa peningkatan SDM-nya. Dengan modal itu diharapkan anak-anak panti bisa menjadi lebih mandiri, dan tidak menjadi tanggungan negara lagi kedepannya,” ungkap Erna yang dalam momen bulan puasa Ramadhan ini memberikan tali kasih kepada anak panti.
Anggota Fraksi Nasdem DPR RI dari dapil Provinsi Bengkulu ini juga meminta peran aktif dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam membangun panti ini, karena dirinya yakin apabila dilakukan secara bersama-sama akan terasa lebih mudah mewujudkan nya.
“Untuk pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di panti ini butuh kolaborasi dan kerja bersama-sama,” kata Erna.
Sementara itu Plt Kepala Dinsos Provinsi Bengkulu Yudan memberikan apresiasi atas perhatian dari salah satu wakil rakyat di parlemen Senayan dari dapil Provinsi Bengkulu yang memberikan perhatiannya terhadap Panti Remaja Bina Harapan, dengan 31 orang anak asuhnya.
Dimana dari 31 orang anak asuh yang masih duduk dibangku pendidikan SD hingga SLTA ini membutuhkan perhatian bersama. Mengingat dalam pembinaan pihaknya juga membutuhkan perhatian bersama.
“Melalui salah satu wakil rakyat kita ini akan disampaikan proposal nantinya. Mudah-mudahan ada yang terealisasi nantinya, minimal pembinaan beruoa pelatihan-pelatihan untuk anak panti,” pungkasnya.







