ASN Bengkulu Perkuat Program Bantu Rakyat, dari Sedekah Nasi Bungkus hingga Zakat Profesi

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Bengkulu dalam mendukung program unggulan “Bantu Rakyat” terus diperkuat di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Program yang digagas Gubernur Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Mian ini diupayakan tetap berjalan optimal melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam rapat evaluasi pelaksanaan program Bantu Rakyat bersama pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah Herwan Antoni menegaskan bahwa dukungan ASN memiliki peran krusial dalam keberhasilan program tersebut.

“Evaluasi kita mencakup dukungan ASN, dalam hal ini OPD, terhadap program strategis nasional maupun kinerja khusus sesuai arahan kepala daerah, yakni program unggulan Bantu Rakyat,” ujar Herwan usai memimpin rapat di Ruang Merah Putih Kantor Gubernur, Senin (20/4).

Ia menjelaskan, di tengah efisiensi anggaran, OPD didorong untuk memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), baik dari sektor pajak, retribusi, maupun zakat.

Program Bantu Rakyat yang dijalankan melalui skema non-APBD saat ini telah mencakup sejumlah kegiatan sosial, di antaranya sedekah nasi bungkus (Sinabung), zakat profesi ASN, sedekah dan infak harian, serta program orang tua asuh.

Selain itu, pembinaan mental dan spiritual ASN juga diperkuat melalui kegiatan Retret Merah Putih.

“Program-program ini sudah berjalan dan terbukti sangat membantu. Untuk itu, harus terus dimaksimalkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tambah Herwan.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bengkulu juga tengah mengkaji penerapan zakat sebesar 2,5 persen bagi pelaku usaha sebagai bagian dari optimalisasi penghimpunan dana sosial keagamaan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Romli bin Ronan, mengungkapkan bahwa zakat profesi dari ASN telah mencapai sekitar Rp800 juta per bulan.

“Zakat yang terkumpul dari ASN di Provinsi Bengkulu jumlahnya sekitar Rp800 juta tiap bulan. Dana tersebut akan disalurkan kepada delapan asnaf, yaitu fakir, miskin, amil, riqab, gharim, fisabilillah, dan ibnu sabil,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kominfotik Bengkulu Teguhkan Komitmen Anti-Pungli dan Gratifikasi
Tegaskan Integritas, ASN TPHP Bengkulu Teken Komitmen Anti-Pungli dan Gratifikasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Utara
Provinsi Bengkulu Menoreh Prestasi, Capaian IDSD Tahun 2025 diatas rata – rata Nasional
Bengkulu Genjot Kemandirian Industri, Gubernur Tinjau Produksi Minyak Goreng BMP
Larangan Pungli di OPD, Gubernur Helmi Evaluasi Kinerja Digelar Tiap Tiga Bulan
Senator Destita Dorong Penguatan Peran KONI dan Usulkan Bengkulu Jadi Tuan Rumah PON
Gubernur Helmi Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Berlaku Mulai 1 Mei 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 03:50 WIB

Kominfotik Bengkulu Teguhkan Komitmen Anti-Pungli dan Gratifikasi

Rabu, 22 April 2026 - 03:48 WIB

Tegaskan Integritas, ASN TPHP Bengkulu Teken Komitmen Anti-Pungli dan Gratifikasi

Rabu, 22 April 2026 - 03:47 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkulu Utara

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Provinsi Bengkulu Menoreh Prestasi, Capaian IDSD Tahun 2025 diatas rata – rata Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 03:36 WIB

Bengkulu Genjot Kemandirian Industri, Gubernur Tinjau Produksi Minyak Goreng BMP

Daerah