Pemprov Bengkulu Percepat Penyelesaian Konflik Agraria Puluhan Tahun Secara Terukur dan Berbasis Data

- Reporter

Rabu, 15 April 2026 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mempercepat penyelesaian konflik agraria yang telah berlangsung puluhan tahun melalui langkah terukur dan berbasis data. Upaya ini ditandai dengan adanya tim khusus dan kelompok kerja (Pokja) guna menelusuri fakta di lapangan secara komprehensif.

Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian dan Pembangunan, R.A. Denni, memimpin rapat penanganan konflik usaha perkebunan dan pertanahan yang digelar di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Selasa (14/4).

Dalam arahannya, Denni menegaskan bahwa fokus utama penanganan adalah memastikan kejelasan status lahan yang diduga tumpang tindih antara perizinan perusahaan dan hak masyarakat.

“Ini merupakan konflik lama, bahkan ada yang telah berlangsung puluhan tahun. Oleh karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara hati-hati serta berbasis data yang valid,” ujar Denni.

Ia menjelaskan, tim yang telah dibentuk melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur saat ini bekerja aktif melalui Pokja yang bertugas mengumpulkan dan memverifikasi data dari berbagai sumber.

“Pokja telah bergerak mengumpulkan data dari masyarakat, pemerintah, serta instansi terkait seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memastikan fakta yang sebenarnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Denni menegaskan bahwa apabila ditemukan pelanggaran atau penguasaan lahan yang tidak sesuai ketentuan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mendorong evaluasi perizinan kepada pemerintah pusat.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, menyampaikan bahwa pihaknya melalui sekretariat berperan dalam mengoordinasikan seluruh hasil kerja Pokja.

“Sekretariat menerima laporan dari Pokja, kemudian kami susun untuk disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses penanganan konflik masih terus berjalan dengan menitikberatkan pada verifikasi data lapangan secara menyeluruh, objektif, dan berimbang.

“Kami melakukan verifikasi langsung, baik kepada masyarakat maupun perusahaan, serta melakukan pencocokan data dengan BPN agar informasi yang dihasilkan benar-benar akurat,” tutupnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan konflik agraria secara adil dan berkeadilan, dengan memastikan perlindungan hak masyarakat serta menjadikan fakta lapangan sebagai dasar utama dalam setiap pengambilan kebijakan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HUT Bengkulu Tengah, Jalan Provinsi Hampir 90 Persen Mulus
Panglima Kopassus Sandang Gelar Adat Panglima Raja
Helmi Hasan dan PWI Perkuat Sinergi Informasi
Ratusan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Tahun Baru Islam
Pemprov Bengkulu Kaji Aspirasi ASBS Terkait Batas Wilayah
Gubernur Helmi Jadi Responden Perdana Sensus Ekonomi 2026
Wagub Mian Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
PLN Pastikan Listrik Bengkulu Aman dan Mencukupi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:30 WIB

HUT Bengkulu Tengah, Jalan Provinsi Hampir 90 Persen Mulus

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:27 WIB

Panglima Kopassus Sandang Gelar Adat Panglima Raja

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:26 WIB

Helmi Hasan dan PWI Perkuat Sinergi Informasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:38 WIB

Ratusan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Tahun Baru Islam

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:34 WIB

Pemprov Bengkulu Kaji Aspirasi ASBS Terkait Batas Wilayah

Daerah

Bengkulu

Rabu, 24 Jun 2026 - 22:31 WIB

Bengkulu

HUT Bengkulu Tengah, Jalan Provinsi Hampir 90 Persen Mulus

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:30 WIB

Bengkulu

INKAI Bengkulu Bidik Emas di Kejurnas Lampung

Selasa, 23 Jun 2026 - 17:25 WIB

Bengkulu

Panglima Kopassus Sandang Gelar Adat Panglima Raja

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:27 WIB

Bengkulu

Helmi Hasan dan PWI Perkuat Sinergi Informasi

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:26 WIB