Pemprov Bengkulu Perkuat Strategi PAD Sektor Sawit dan Migas Dengan Riau

- Reporter

Selasa, 7 April 2026 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pemerintah Provinsi Riau dalam rangka memperkuat pengelolaan pajak daerah. Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Riau pada Selasa (7/4/2026).

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, hadir bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kunjungan ini dimanfaatkan untuk mempelajari strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor-sektor unggulan di Provinsi Riau.

Fokus pembahasan mencakup penguatan kebijakan serta sistem pengawasan dalam pemungutan pajak sektor perkebunan dan minyak dan gas (migas), yang selama ini memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Riau, mencapai hampir Rp500 miliar.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa pengelolaan pajak daerah harus dilakukan secara terencana dan terukur agar mampu memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan.

“Pengelolaan pajak daerah membutuhkan kebijakan yang tepat serta pengawasan yang efektif agar potensi penerimaan dapat dioptimalkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor perkebunan, terutama kelapa sawit, menjadi salah satu andalan Provinsi Riau dalam meningkatkan PAD. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk memastikan proses pemungutan pajak berjalan maksimal dan berkelanjutan.

“Kami terus memperkuat kebijakan dan pengawasan, khususnya di sektor perkebunan, agar penerimaan daerah meningkat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Mian menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan mempelajari praktik terbaik yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi Riau dalam mengelola pajak daerah.

“Kami melihat Riau memiliki pengalaman yang baik dalam pengelolaan pajak, terutama di sektor perkebunan. Ini menjadi referensi penting bagi kami untuk meningkatkan pendapatan daerah di Bengkulu,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki potensi besar di sektor kelapa sawit, baik dari penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN), yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan PAD.

Mantan Bupati Bengkulu Utara ini berharap hasil diskusi tersebut dapat diadaptasi sesuai karakteristik daerah Bengkulu, sekaligus memperkuat sinergi antardaerah dalam meningkatkan kinerja pengelolaan pajak secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi
Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah
Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas
Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran PII Bentuk Pelajar Berkarakter
28 Calon Paskibraka Bengkulu Mulai Jalani Diklat
Kadis Kominfo Bengkulu Tekankan Pendampingan Anak di Era Digital
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas

Daerah

Bengkulu

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:45 WIB