Program MBG, Senator Destita Dorong SPPG Bengkulu Maksimalkan Serapan Sayur dan Ikan Lokal

- Reporter

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Anggota DPD RI dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mendorong agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu dapat menyerap secara maksimal potensi pertanian dan perikanan lokal guna mengoptimalkan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Destita saat mengunjungi kebun sayur di kawasan Kelurahan Kebun Tebeng, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, Minggu (15/2) sore. Dalam kunjungan tersebut, ia juga bersilaturahmi dengan para petani sayur di Kelurahan Tanah Patah dan Tebeng.

Menurut Senator Anggota Komite III DPD RI ini, provinsi Bengkulu memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah, terutama dari sentra produksi sayur mayur seperti di Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong.

“Contoh kecil adalah di sini. SPPG terdekat bisa langsung membeli sayur dari petani,” ujar Destita Khairilisani.

Selain potensi sayuran, Destita juga menyoroti kekuatan sektor perikanan Bengkulu yang dinilai sangat strategis dalam mendukung pemenuhan standar gizi anak penerima manfaat MBG.

Ia menyebut kawasan Pelabuhan Pulau Baai di Kota Bengkulu memiliki potensi hasil tangkapan laut yang melimpah dan beragam. Tak hanya itu, potensi perikanan juga tersedia di Pelabuhan Nasional Seluma serta wilayah pesisir Kabupaten Mukomuko yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil ikan di Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, sumber protein hewani seperti ikan sangat penting dalam memenuhi standar gizi anak, terutama untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

“SPPG yang berada di wilayah pesisir bisa bekerja sama langsung dengan nelayan atau koperasi perikanan setempat. Ini penting agar kebutuhan protein hewani untuk anak-anak penerima MBG terpenuhi dengan kualitas yang segar dan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Destita menegaskan, optimalisasi serapan sumber daya lokal di sekitar dapur MBG, baik dari sektor pertanian maupun perikanan, tidak hanya menjamin kualitas gizi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah.

Ia berharap sinergi antara SPPG, pemerintah daerah, kelompok tani, serta nelayan dapat segera diperkuat, sehingga program MBG benar-benar berdampak luas bagi masyarakat Bengkulu, baik dari sisi pemenuhan gizi anak maupun peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan lokal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi
Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah
Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas
Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran PII Bentuk Pelajar Berkarakter
28 Calon Paskibraka Bengkulu Mulai Jalani Diklat
Kadis Kominfo Bengkulu Tekankan Pendampingan Anak di Era Digital
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas

Daerah

Bengkulu

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:45 WIB