Reses Rina Sulastry Masyarakat Dapat Penjelasan Soal Layanan Kesehatan dan Kependudukan

- Reporter

Senin, 16 Februari 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu — Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Ratu Agung dan Ratu Samban, Rina Sulastry, menggelar reses masa sidang pertama tahun 2026 di halaman Kantor Camat Ratu Samban, Minggu 16 Februari 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), BPJS Kesehatan, pihak rumah sakit, serta Camat Ratu Samban. Ratusan warga dari dua kecamatan tampak antusias mengikuti dialog yang berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab terbuka.

Dalam sambutannya, Rina menyampaikan bahwa reses kali ini mengangkat tema pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat sangat penting mengingat tingginya kebutuhan layanan kesehatan, namun masih minim pemahaman terkait prosedur berobat maupun kelengkapan identitas diri.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapat penjelasan langsung agar tidak terjadi miskomunikasi soal tata cara berobat, khususnya menggunakan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Politisi perempuan Perindo ini menegaskan, pelayanan pasien BPJS dan pasien umum pada dasarnya sama, baik dari sisi waktu maupun kualitas layanan. Bahkan, ia mengaku lebih memilih menggunakan BPJS saat berobat karena prosedurnya jelas dan pelayanannya setara.

Sejumlah pertanyaan warga mengemuka, di antaranya terkait kasus kecelakaan lalu lintas yang kerap dianggap tidak ditanggung BPJS. Narasumber menjelaskan, ada ketentuan dan proses yang harus dipenuhi, termasuk kelengkapan administrasi seperti KTP dan surat kendaraan yang masih berlaku.

Rina berharap, dengan kehadiran langsung pihak BPJS, Dukcapil, dan rumah sakit, masyarakat semakin memahami alur pelayanan sehingga tidak lagi muncul anggapan negatif terhadap layanan BPJS.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan dukungan anggaran (buffer) untuk membantu masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Rina turut menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam mengurus dokumen kependudukan, seperti KTP dan akta kelahiran. Padahal, kelengkapan administrasi menjadi syarat utama untuk mendapatkan pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan.

“Kesadaran mengurus identitas diri itu penting. Jangan sampai ingin dilayani cepat, tetapi dokumen dasarnya belum lengkap,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi
Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah
Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas
Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran PII Bentuk Pelajar Berkarakter
28 Calon Paskibraka Bengkulu Mulai Jalani Diklat
Kadis Kominfo Bengkulu Tekankan Pendampingan Anak di Era Digital
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas

Daerah

Bengkulu

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:45 WIB