Senator Destita Dukung Bengkulu Jadi Living Lab SustainPalm

- Reporter

Selasa, 2 September 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk Project Intercropping Sawit dan Ternak

ReportTimeNews, Bogor,– Saat menghadiri Final Meeting dari SustainPalm project di IPB Convention Center, Anggota DPD RI dapil Provinsi Bengkulu, apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mendorong dan mensupport penuh Provinsi Bengkulu menjadi salah satu living lab (laboratorium hidup) dalam implementasi SustainPalm Project, sebuah proyek kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
SustainPalm Project merupakan inisiatif yang melibatkan Wageningen University and Research (WUR), Van Hall Larenstein University of Applied Sciences (VHL), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Proyek ini didanai oleh Pemerintah Belanda dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia.
Program ini berfokus pada tiga bidang utama, yaitu, peningkatan hasil panen kelapa sawit. Integrasi intercropping sawit dengan ternak, dan Pemanfaatan residu secara berkelanjutan.
“Bengkulu memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan perkebunan sawit berkelanjutan. Melalui SustainPalm, kita harapkan tercipta kolaborasi jangka panjang sehingga Bengkulu bisa menjadi model nasional dalam penerapan praktik sawit berkelanjutan dan peternakan,” ujar Senator Destita.
Destita menjelaskan, Bengkulu harus berbangga, karena Arconesia yang dipimpin oleh pemuda-pemuda Bengkulu memimpin living lab SustainPalm di Bengkulu dengan membawa potensi kolaborasi dari pihak internasional untuk mendukung perkembangan sektor kelapa sawit di Bengkulu lebih berkelanjutan.
“Diantara seluruh provinsi di Indonesia, Bengkulu dipilih sebagai salah satu living lab nya SustainPalm project. Arconesia adalah key implementer dari proyek SustainPalm di Indonesia” ucap bangga Destita putri Kembang Mumpo Seluma.
Diketahui, SustainPalm Project telah berjalan selama tiga tahun dan dijadwalkan berakhir pada Oktober 2025. Kehadiran Bengkulu sebagai salah satu living lab diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan petani lokal, meningkatkan nilai tambah sektor perkebunan dan peternakan, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Senator Destita optimistis Provinsi Bengkulu dapat memainkan peran strategis dalam mewujudkan sawit dan peternakan berkelanjutan yang mampu bersaing di pasar global.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi
Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah
Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas
Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran PII Bentuk Pelajar Berkarakter
Kadis Kominfo Bengkulu Tekankan Pendampingan Anak di Era Digital
Sekda Herwan Pimpin Apel dan Donor Darah Inspektorat Bengkulu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas

Daerah

Bengkulu

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:45 WIB