ReportTimeNews, Bengkulu: Karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai diarahkan melalui sistem Manajemen Talenta. Dalam sistem ini, potensi dan kinerja menjadi dua aspek penting dalam memetakan serta mengembangkan karier ASN.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Rusmayadi, menekankan pentingnya setiap ASN melengkapi data pribadi dan rekam jejak karier. Data tersebut menjadi dasar dalam proses pemetaan talenta dan pengembangan karier ASN.
Hal itu disampaikan Rusmayadi dalam rapat koordinasi penyampaian Manajemen Talenta ASN yang digelar di Balai Raya Semarak, Senin (21/9).
Menurutnya, data yang harus diperbarui ASN tidak hanya berkaitan dengan identitas, tetapi juga pengalaman kerja, pendidikan dan pelatihan, sertifikat pelatihan hingga penghargaan yang pernah diterima.
Kelengkapan data tersebut diperlukan agar potensi, kompetensi dan rekam jejak kinerja ASN dapat tergambar secara utuh dalam sistem Manajemen Talenta.
“Kami menjelaskan agar ASN melengkapi datanya untuk Manajemen Talenta. Kalau tidak memasukkan berkas diklat, sertifikat, dan lain sebagainya, tentu akan memengaruhi proses pemetaan dan pengembangan karier mereka,” ujar Rusmayadi.
Ia menjelaskan, Manajemen Talenta ASN merupakan bagian dari sistem manajemen karier yang mencakup proses akuisisi, pengembangan, retensi hingga penempatan talenta pada jabatan yang ditargetkan.
Karena itu, Rusmayadi mengingatkan ASN agar tidak mengabaikan pembaruan data. Semakin lengkap rekam jejak yang tercatat, semakin mudah proses pemetaan dilakukan berdasarkan potensi dan kinerja masing-masing ASN.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu, Nelly Allessa.






