Pemprov Bengkulu Matangkan Doa Selamat dan Santunan Yatim

- Reporter

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan Doa Selamat, Makan Behidang, dan Santunan Anak Yatim yang akan dirangkaikan dengan penyematan gelar adat kepada Panglima Kopassus. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Tabut 2026.

Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di ruang kerjanya, Kamis (18/6). Rapat tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Biro Kesejahteraan Rakyat, Biro Umum, Baznas, Badan Musyawarah Adat, serta Kerukunan Tabut Budaya.

Rapat difokuskan untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, tertib, dan khidmat. Kegiatan dijadwalkan berlangsung di Balai Raya Semarak pada Selasa, 23 Juni 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan sarat nilai budaya, spiritual, serta kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari tradisi Tabut di Bengkulu.

“Acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim,” ujar Herwan.

Ia menambahkan, seluruh aspek teknis pelaksanaan turut dibahas secara rinci dalam rapat, mulai dari kesiapan lokasi, susunan acara, konsumsi, undangan, hingga mekanisme penyaluran santunan kepada anak yatim. Seluruh perangkat daerah diminta memastikan pelaksanaan berjalan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap rangkaian Festival Tabut 2026 dapat berlangsung meriah, aman, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam pelestarian budaya maupun penguatan nilai sosial dan keagamaan.

Festival Tabut sendiri merupakan warisan budaya khas Bengkulu yang menjadi agenda tahunan dan daya tarik wisata unggulan. Lebih dari itu, festival ini menjadi simbol identitas, kebersamaan, dan tradisi masyarakat Bengkulu yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi
Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional
Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah
Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas
Pemprov Bengkulu Apresiasi Peran PII Bentuk Pelajar Berkarakter
Kadis Kominfo Bengkulu Tekankan Pendampingan Anak di Era Digital
Sekda Herwan Pimpin Apel dan Donor Darah Inspektorat Bengkulu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Buka Sosialisasi Monev Badan Publik 2026, Pemprov Bengkulu Tekankan Pemenuhan Hak Informasi Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Bengkulu Adu Kekompakan Lewat Lomba Tradisional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kontingen Jamnas XII Bengkulu Resmi Dilepas, Siap Harumkan Nama Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Gubernur Helmi Hasan Tepati Janji, Rumah Korban Gempa Segera Tuntas

Daerah

Bengkulu

Pemda Bengkulu Perkuat Pengendalian Risiko Gratifikasi

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:45 WIB