Apel Siaga Karhutla 2026, Bengkulu Perkuat Antisipasi Kemarau Panjang

- Reporter

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REPORTTIMENEWS.COM, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun 2026. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan lintas sektor guna menekan risiko bencana sejak dini.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Administrasi Umum, Nandar Munadi mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Nasional Tahun 2026 dan Reaktivasi Desk Penanggulangan Karhutla secara virtual melalui Zoom Meeting di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (6/5).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Mif Tarul Ilmi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu.

Apel kesiapsiagaan nasional ini dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, yang digelar di Lapangan Griya Agung, Palembang. Dalam arahannya, disampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia memberikan perhatian serius terhadap pengendalian karhutla di berbagai daerah.

“Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengendalian karhutla. Arahan beliau jelas, capaian yang sudah baik harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Djamari Chaniago.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian karhutla selama ini tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI/Polri, dunia usaha, hingga masyarakat. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi harus terus diperkuat menghadapi ancaman musim kemarau panjang tahun ini.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara cepat sebelum meluas.

“Seluruh komponen bangsa harus memperkuat kolaborasi, meningkatkan integrasi, dan membangun kerja sama yang solid agar kejadian karhutla dapat ditekan secara signifikan,” tegas Djamari Chaniago.

Dalam apel nasional tersebut, sebanyak 1.600 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga unsur perusahaan turut mengikuti gelar pasukan dan peralatan sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi karhutla tahun 2026.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Rabu, 2 September 2026 - 13:36 WIB

Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB