Bappenas Dorong Kopi Bengkulu Tembus Pasar Dunia

- Reporter

Jumat, 24 April 2026 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mendorong penguatan promosi dan pemasaran kopi Bengkulu agar mampu bersaing di pasar global. Hal ini disampaikannya saat berdiskusi bersama petani dan pelaku usaha kopi di Hotel Santika Bengkulu, Kamis (23/4).

Dalam forum tersebut, Rachmat menilai kopi Bengkulu memiliki kualitas unggul dan termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia. Namun, potensi besar itu dinilai belum diimbangi dengan strategi branding dan akses pasar yang kuat.

“Kopi Bengkulu ini kualitasnya sangat baik, bahkan bisa dikatakan salah satu yang terbaik. Namun, masih perlu penguatan dalam promosi, penjenamaan, dan akses pasar agar semakin dikenal luas,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya pembentukan pusat pengembangan kopi terpadu untuk memperkuat ekosistem dari hulu hingga hilir. Menurutnya, seluruh pelaku industri kopi perlu dihimpun dalam satu wadah terintegrasi agar pengembangan lebih terarah.

“Bengkulu perlu memiliki pusat kopi yang ke depan bisa menjadi rujukan dunia,” kata Rachmat.

Tak hanya fokus pada ekspor komoditas, ia juga menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk mencetak barista profesional berdaya saing global. Langkah ini dinilai penting agar Bengkulu tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga nilai tambah dari industri kopi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan. Pemerintah akan terus mendorong peningkatan kualitas produksi serta memperluas jaringan pemasaran.

Dukungan juga diharapkan datang dari pemerintah dalam bentuk promosi dan pembinaan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Abdul Khafi S., yang menilai kualitas kopi Bengkulu sudah sangat baik dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, luas areal perkebunan kopi di Bengkulu mencapai sekitar 90 ribu hektare dengan produksi 50–55 ribu ton per tahun. Provinsi ini bahkan masuk lima besar produsen kopi nasional dengan kontribusi lebih dari 7 persen.

Produksi kopi Bengkulu didominasi jenis robusta yang tersebar di wilayah seperti Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong, serta menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Dengan potensi tersebut, penguatan promosi, hilirisasi, serta pembentukan pusat pengembangan kopi terpadu diharapkan mampu membawa kopi Bengkulu menembus pasar internasional dan menjadi kebanggaan Indonesia di kancah global.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 13:42 WIB

Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB