Antisipasi Ancaman Gempa Megathrust, Bengkulu Perkuat Sistem Peringatan Dini

- Reporter

Sabtu, 18 April 2026 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa megathrust melalui pengembangan sistem peringatan dini dan koordinasi lintas sektor. Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam apel gelar pasukan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Bencana Megathrust Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Tahun Anggaran 2026 di MD Land Bengkulu, Jumat (17/4).

Kegiatan tersebut menjadi tahap awal dari rangkaian simulasi kesiapsiagaan bencana megathrust yang melibatkan personel lintas instansi. Apel gabungan ini bertujuan memastikan kesiapan koordinasi antarlembaga dalam menghadapi skenario darurat secara cepat, tepat, dan terstruktur.

Sejak kegiatan dimulai, seluruh personel langsung diarahkan menuju titik kumpul yang telah ditentukan guna menguji kecepatan respons serta efektivitas koordinasi di lapangan dalam kondisi krisis.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo, menegaskan bahwa latihan tersebut merupakan bagian penting dalam menyempurnakan sistem penanganan bencana yang terintegrasi.

“Latihan ini untuk menyinkronkan sekaligus melengkapi standar operasional prosedur agar semakin matang, terutama dalam menghadapi situasi bencana yang menuntut kemandirian daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan, prosedur penanganan, hingga ketersediaan peralatan pendukung di lapangan.

Sementara itu, Herwan Antoni menyampaikan bahwa kesiapsiagaan daerah terus diperkuat melalui dukungan TNI serta sistem komando terpadu lintas sektor.

“Kesiapan kita mencakup seluruh tahapan, mulai dari prabencana hingga pascabencana, dalam satu sistem yang terintegrasi dan solid,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki potensi ancaman gempa megathrust dengan kekuatan di atas magnitudo 8,9. Oleh karena itu, penguatan sistem peringatan dini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Saat ini sudah terdapat lima sirene sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang aktif. Namun, ke depan masih diperlukan penambahan agar jangkauannya lebih merata, khususnya di wilayah pesisir,” ungkapnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga terus memperkuat jalur evakuasi serta mendorong pembentukan desa tangguh bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harpelnas 2026 Jadi Momentum PTP Nonpetikemas Bengkulu Perkuat Layanan Pelanggan
Semangat Hidup William Soeryadjaya: Berjuang, Membangun, Lalu Berserah
Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:00 WIB

Harpelnas 2026 Jadi Momentum PTP Nonpetikemas Bengkulu Perkuat Layanan Pelanggan

Selasa, 8 September 2026 - 16:18 WIB

Semangat Hidup William Soeryadjaya: Berjuang, Membangun, Lalu Berserah

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB