Senator Destita Dorong Penguatan Bahasa Daerah dan Dukungan bagi Seniman Bengkulu

- Reporter

Senin, 6 April 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Jakarta – Senator DPD RI asal Bengkulu, apt Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menyampaikan sejumlah usulan terkait penguatan kebudayaan daerah dalam Rapat Kerja bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang digelar di Ruang Rapat Kutai, Gedung Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dalam rapat tersebut, Destita terlebih dahulu mengapresiasi kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang sebelumnya telah melakukan kunjungan langsung ke Provinsi Bengkulu. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan kebudayaan di daerah.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah. Menurut Destita, langkah tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan bahasa daerah yang menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa.

“Provinsi Bengkulu saat ini sudah mulai melakukan pendokumentasian bahasa daerah melalui sejumlah peneliti, seperti Bahasa Enggano dan Bahasa Rejang,” ujarnya.

Namun demikian, ia menilai masih diperlukan dukungan lebih lanjut dari Kementerian Kebudayaan, terutama dalam bentuk fasilitasi riset kolaboratif yang menghasilkan keluaran nyata, seperti modul pembelajaran dan buku-buku dokumentasi bahasa daerah.

Selain itu, Destita juga meminta perhatian pemerintah terhadap penguatan regulasi terkait masyarakat adat. Ia berharap Kementerian Kebudayaan dapat ikut mendorong pembahasan RUU Masyarakat Adat agar perlindungan terhadap komunitas adat di berbagai daerah semakin kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Destita turut menyoroti pentingnya pelibatan komunitas dan akademisi dalam kegiatan penelitian kebudayaan. Ia berharap program-program yang dilaksanakan oleh kementerian, termasuk penelitian situs purbakala, upacara adat, maupun nilai-nilai budaya, dapat melibatkan lebih banyak pihak dari daerah.

Berdasarkan hasil reses yang dilakukan di Bengkulu, Destita juga menerima sejumlah aspirasi dari seniman dan sanggar seni. Salah satu yang disoroti adalah kebutuhan akan program sertifikasi bagi para seniman.

Menurutnya, program sertifikasi tersebut perlu dipermudah dengan dukungan pembiayaan atau bantuan berkala dari pemerintah, mengingat banyak seniman memiliki keterbatasan sumber daya untuk mengikuti proses sertifikasi.

Selain itu, ia juga meminta agar sanggar seni dari daerah diberikan kesempatan lebih luas untuk tampil langsung pada kegiatan seni dan budaya yang digelar di ibu kota.

“Jika ada pertunjukan seni di Jakarta, kami berharap sanggar seni dari daerah dapat dilibatkan langsung untuk menampilkan karya mereka,” katanya.

Destita juga menyoroti pemerataan penerima dana kebudayaan melalui program Dana Indonesiana. Ia menyambut baik peningkatan jumlah penerima manfaat yang disebut telah mencapai lebih dari 2.200 pihak, namun berharap distribusinya dapat lebih merata hingga ke daerah di luar Pulau Jawa, termasuk Bengkulu.

Di akhir penyampaiannya, Destita juga mengusulkan dukungan fasilitas bagi sanggar-sanggar seni di daerah, baik berupa sarana pertunjukan maupun perangkat pengenalan seni budaya, seperti gamelan, wayang, dan perlengkapan seni lainnya.

Ia berharap melalui dukungan pemerintah pusat, pengembangan kebudayaan daerah dapat semakin kuat serta memberikan ruang lebih luas bagi para pelaku seni dan budaya di daerah untuk berkembang.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 13:42 WIB

Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB