Di Balik Sawah dan Sunyi Surau, Harapan Itu Masih Menyala

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Langkah Helmi Hasan terhenti di sebuah rumah sederhana di Desa Air Jelatang, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Jumat (20/2). Rumah itu berdiri tenang di belakang surau, seolah bersembunyi di antara hamparan sawah yang luas dan sunyi.

Di sanalah Bapak Sinto Wiryo menjalani hari-harinya. Dalam kondisi stroke, ia tetap bertahan bersama tiga anaknya yang masih kecil. Rumah yang dulu hanya seadanya, kini mulai mendapat perhatian. Bantuan Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi secercah cahaya di tengah keterbatasan.

Dengan suara lirih dan mata yang menyimpan banyak cerita, Wiryo mengucapkan terima kasih. Bukan hanya rumahnya yang diperbaiki, tetapi juga bantuan sembako dan santunan dari Badan Amil Zakat Nasional yang membantu mereka bertahan.

“Terimakasih, mungkin ini yang bisa kami ucapkan, terimakasih sekali lagi bapak Gubernur sudah bantu keluarga kami,” ucap Wiryo dengan mata berkaca-kaca

Helmi Hasan berdiri tak jauh dari pintu, memandang anak-anak itu dengan penuh harap.

“Teruslah belajar. Jangan takut bercita-cita setinggi langit,” ucap Helmi

Pesannya lembut namun meyakinkan, pemerintah memiliki program beasiswa bagi anak-anak yang mau bersungguh-sungguh mengejar masa depan.

Di tengah kesederhanaan itu, gubernur juga mengingatkan kepala desa agar peka. Masih banyak keluarga yang diam-diam menanggung beban, menunggu uluran tangan tanpa suara.

“Coba nanti, kades data lagi. Jika ada warga yang masih butuh bantuan akan dibantu kembali,” tutup Helmi

Program bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan keadilan yang nyata. Tak hanya rumah, harapan juga dinyalakan melalui bantuan listrik gratis bagi 2.024 Rumah Tangga Miskin di seluruh provinsi.

Di Kabupaten Kaur, 79 keluarga sudah merasakan terang itu bukan sekadar cahaya di dinding, tetapi cahaya bagi masa depan. Di rumah kecil belakang surau itu, hidup memang belum mudah. Tapi setidaknya, hari ini, mereka tahu—mereka tidak sendirian.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
Hari Pramuka ke-65, Generasi Muda Bengkulu Didorong Mandiri
Dari Papua Kembali ke Bengkulu, Djaniko Siap Bersinergi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 12:40 WIB

Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB