Pemprov Bengkulu Siap Bergerak Cepat Tangani Bencana Daerah

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Helmi: Pengamanan Ruas Jalan Air Dingin–Muara Aman Rampung

ReportTimeNews, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan pentingnya pengamanan badan jalan pada ruas Air Dingin–Muara Aman STA 33+00 sebagai bagian dari Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana longsor di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, Sabtu (7/2).

Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah merealisasikan pembangunan pelapis tebing di lokasi terdampak longsor.

Menurut Helmi, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci percepatan penanganan bencana di daerah.

“Kita bersyukur pemerintah pusat melalui BNPB merespons cepat usulan pemerintah provinsi dan kabupaten. Alhamdulillah, pembangunan pelapis tebing pascabencana longsor ini telah tuntas dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Helmi.

Ia menambahkan, ruas jalan Air Dingin–Muara Aman merupakan akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga antarwilayah, sehingga pengamanan badan jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Ruas ini sangat vital karena menjadi akses penghubung antar kabupaten. Pemerintah Provinsi melalui BPBD akan terus memantau dan siap bergerak cepat apabila daerah kabupaten/kota membutuhkan bantuan saat terjadi bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, mengatakan penanganan infrastruktur pascabencana bertujuan untuk menjamin keselamatan masyarakat serta memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Kita ingin akses jalan kembali normal pascabencana. Infrastruktur ini sangat penting bagi masyarakat. Tentu kita juga berharap kejadian bencana serupa tidak terulang kembali,” kata Raditya.

Ia menambahkan, BNPB akan terus mendukung daerah rawan bencana melalui upaya mitigasi dan penguatan infrastruktur yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana.

Bupati Lebong, Azhari, mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam penanganan longsor yang sempat mengganggu akses transportasi di wilayahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebong dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB dan Pemerintah Provinsi Bengkulu atas perhatian dan bantuannya. Kini akses jalan sudah kembali normal dan masyarakat merasa lebih aman,” ungkap Azhari.

Ia berharap ke depan kolaborasi lintas pemerintah terus terjalin, terutama dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana di Kabupaten Lebong yang memiliki kondisi geografis rawan longsor.

Sebelumnya, BNPB mengalokasikan anggaran sebesar Rp34 miliar melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur vital di daerah rawan bencana. Program tersebut antara lain meliputi pembangunan Jembatan Air Mata di Seluma, pelapis tebing Desa Air Dingin di Rejang Lebong, serta pelapis tebing di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bengkulu juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan dari Baznas, alat olahraga, kursi roda, tongkat, serta alat bantu pendengaran.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dalam RDP Kemensos, Senator Destita Ingatkan Aspirasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Mukomuko
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Bengkulu Perkuat Kesiapan Proyek untuk Menarik Investasi Global
Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan
Senator Destita Desak BPJS Kesehatan Aktifkan Kembali 115 Ribu Kepesertaan Warga Miskin yang Dinonaktifkan
Persiapan Haji 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Bengkulu Pastikan Kesiapan Menyeluruh
Wagub Mian Tekankan Kekompakan Tim untuk Dongkrak PAD
Bantah Framing Negatif, NasDem Bengkulu Minta “Media T” Minta Maaf  
Capacity Building TP2DD 2026, Bengkulu Genjot Digitalisasi dan Transaksi Non-Tunai
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:13 WIB

Dalam RDP Kemensos, Senator Destita Ingatkan Aspirasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Mukomuko

Kamis, 16 April 2026 - 04:13 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Bengkulu Perkuat Kesiapan Proyek untuk Menarik Investasi Global

Rabu, 15 April 2026 - 10:59 WIB

Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Rabu, 15 April 2026 - 10:53 WIB

Senator Destita Desak BPJS Kesehatan Aktifkan Kembali 115 Ribu Kepesertaan Warga Miskin yang Dinonaktifkan

Rabu, 15 April 2026 - 04:10 WIB

Persiapan Haji 2026 Capai Tahap Final, Pemprov Bengkulu Pastikan Kesiapan Menyeluruh

Daerah

Destita Khairilisani

Data Bansos Tak Sinkron, Senator Destita Soroti Sistem

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:16 WIB

Destita Khairilisani

Soroti Iuran Ganda PPPK, Senator Destita Desak Evaluasi Sistem BPJS Kesehatan

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:59 WIB