Dalam RDP DPD-RI, Senator Destita Minta Kepastian Regulasi Koperasi Desa

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Jakarta – Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam rangka pemantauan dan evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan Peraturan Daerah (Perda) terkait Pemberdayaan Koperasi, Rabu (28/1/2026), di Jakarta.

RDP tersebut menghadirkan Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa dan PDT, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, serta Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Dalam forum tersebut, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menyampaikan hasil temuan reses di Provinsi Bengkulu yang menunjukkan masih tingginya kebingungan di tingkat desa terkait pengelolaan dan pengembangan koperasi terkhusus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Destita mengungkapkan baik pengurus desa maupun pengurus koperasi masih kesulitan memahami langkah-langkah teknis pengelolaan koperasi, terutama terkait akses permodalan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan panduan yang sederhana, mudah dibaca, dan mudah dipahami.

“Di lapangan, banyak koperasi desa yang bingung harus mulai dari mana. Bagaimana mekanisme meminjam modal, apakah melalui dana desa atau perbankan, berapa pagu anggarannya, itu masih belum dipahami dengan baik,” ujar Apoteker Lulusan Universitas Indonesia itu.

Ia juga menyoroti meskipun pemerintah telah menyiapkan modul, sosialisasi, hingga pendamping koperasi desa Merah Putih, implementasinya belum sepenuhnya dirasakan di tingkat bawah. Pendamping yang telah ditunjuk dinilai belum optimal dalam membantu koperasi memahami prosedur dan tahapan yang harus dijalankan.

Untuk itu, Destita mendorong adanya modul edukasi dan pelatihan yang lebih aplikatif serta dapat disosialisasikan langsung hingga ke desa-desa. Ia membuka peluang kerja sama antara kementerian terkait dengan DPD RI yang memiliki perwakilan di 38 provinsi.

“Kami di DPD RI sangat terbuka untuk berkolaborasi lintas kementerian agar edukasi dan sosialisasi ini benar-benar sampai ke kabupaten, kota, dan desa,” tegasnya.

Selain persoalan permodalan, Destita juga mengangkat kendala keterbatasan lahan yang dihadapi koperasi di daerah. Ia menyebut masih banyak koperasi yang kesulitan memenuhi kebutuhan lahan usaha, sehingga diperlukan inventarisasi dan solusi konkret dari pemerintah pusat agar dapat diterapkan di daerah.

“Jika sudah ada pemetaan atau alternatif pemanfaatan lahan, termasuk sinergi dengan program lain, maka perlu diarahkan secara teknis di desa agar bisa dieksekusi,” jelas Destita.

Destita berharap pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat menyusun dan menyebarluaskan modul teknis serta pelatihan yang sederhana, mudah dipahami, dan aplikatif hingga ke tingkat desa, sehingga pengurus koperasi dan pemerintah desa memiliki panduan yang jelas dalam pengelolaan koperasi.

“Khususnya terkait permodalan dan pemanfaatan lahan, sekaligus memperkuat sinergi dengan DPD RI agar sosialisasi kebijakan pemberdayaan koperasi benar-benar berjalan efektif dan tepat sasaran di seluruh daerah,” singkat Destita.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan
TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu
Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional
Sekda Bengkulu Minta OPD Terbuka, Data Pemeriksaan BPK Jangan Ditutupi
GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Bengkulu Bentuk Tim Jaga Api
Pemprov Bengkulu Dorong Penyelesaian Lahan PT Bio Nusantara Teknologi
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:29 WIB

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Nayu Aldila Putri Pimpin Biro Hukum, Sekda Minta Kerja Profesional

Rabu, 2 September 2026 - 11:39 WIB

GPM TVRI Bengkulu Diserbu Warga, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Selasa, 1 September 2026 - 13:42 WIB

Pemprov Bengkulu dan TNI Matangkan Sinergi Program Bantu Rakyat

Daerah

Bengkulu

Dari QRIS hingga Kopi, BI Perkuat Wawasan Wartawan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:29 WIB

Bengkulu

TNI Turun Tangan Percepat Pembangunan Bengkulu

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:25 WIB