Panggung Bangsawan “Rainbow” Karya Sukarno, Senator Destita dan Bupati Teddy Rahman Adu Peran

- Reporter

Senin, 13 Oktober 2025 - 00:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Anggota DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., dan Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE., MM., tampil memukau dalam pementasan Panggung Bangsawan di Taman Budaya Bengkulu, Minggu (12/10) malam. Pertunjukan teater bertajuk “Rainbow” ini merupakan salah satu karya Presiden Pertama RI, Soekarno, yang ditulis saat masa pengasingan beliau di Bengkulu.

Dalam pementasan tersebut, Senator Destita berperan sebagai Nyai Daeng, sementara Bupati Teddy Rahman memerankan Patih Setyanegara. Keduanya menunjukkan penampilan yang apik, membawakan kisah sarat makna tentang cinta, perjuangan, dan pengorbanan di tengah kekuasaan kolonial.

Naskah Rainbow menceritakan perjalanan Putri Kencana Bulan, gadis yatim yang diadopsi oleh pasangan Inggris, James dan Mrs. Cooney. Nama Rainbow diambil dari pelangi yang muncul setelah badai petir yang menewaskan ibunya. Seiring dewasa, Rainbow tumbuh menjadi perempuan cantik yang dicintai pemuda pribumi, namun kisahnya berujung tragis akibat keserakahan utusan India, Rajendra Mukerji yang membunuh Rainbow, kekasih dan sahabatnya.

Cerita ini menjadi simbol perlawanan terhadap penindasan dan keserakahan penjajah, serta refleksi atas nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkan Soekarno.

Usai pementasan, Senator Destita menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara dengan lancar.

“Alhamdulillah, semua berjalan baik. Semoga kegiatan seni seperti ini bisa terus memberi manfaat dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkarya,” ujar Destita.

Bupati Teddy Rahman juga menyampaikan apresiasinya terhadap para seniman dan pihak penyelenggara.

“Penampilan malam ini luar biasa. Kami di Kabupaten Seluma siap mendukung kegiatan serupa agar semangat seni dan budaya terus hidup di tengah masyarakat,” katanya.

Sutradara sekaligus penulis naskah, Agus Setyanto, mengungkapkan bahwa Panggung Bangsawan ini menjadi upaya untuk menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya daerah.

Selain itu dengan hadirnya dua tokoh publik diharap dapat membuat gelaran pentas seni dan budaya di Bengkulu semakin bergairah.

“Semoga kita bersama-sama terus menjaga seni dan budaya Bengkulu. Sampai bertemu di pementasan berikutnya,” tutup Agus.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bantah Framing Negatif, NasDem Bengkulu Minta “Media T” Minta Maaf  
Pemprov dan Korem 041/Gamas Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Megathrust
Gubernur Bengkulu Pastikan Kehadiran Negara, Rumah Korban Puting Beliung Dibangun Kembali  
Gerak Cepat Gubernur Helmi Salurkan Bantuan Ratusan Juta Rupiah untuk Korban Banjir Bandang di Lebong
Musibah Banjir dan Longsor di Kabupaten Lebong
Bengkulu Dapat Dukungan Rp23,55 Miliar, Gubernur Helmi Dorong Transformasi Ekonomi Perhutanan Sosial
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Wagub Mian Lantik 54 Pejabat Eselon III Pemprov Bengkulu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 08:30 WIB

Bantah Framing Negatif, NasDem Bengkulu Minta “Media T” Minta Maaf  

Jumat, 10 April 2026 - 09:14 WIB

Pemprov dan Korem 041/Gamas Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Megathrust

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

Gubernur Bengkulu Pastikan Kehadiran Negara, Rumah Korban Puting Beliung Dibangun Kembali  

Kamis, 9 April 2026 - 09:07 WIB

Gerak Cepat Gubernur Helmi Salurkan Bantuan Ratusan Juta Rupiah untuk Korban Banjir Bandang di Lebong

Senin, 6 April 2026 - 02:16 WIB

Musibah Banjir dan Longsor di Kabupaten Lebong

Daerah