Komisi V DPR RI “Warning” Pelindo Tiga Hari Pengerukan Selesai

- Reporter

Kamis, 3 Juli 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Rombongan anggota DPR RI dari Komisi V menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di pintu alur Pulau Baai Bengkulu. 

ReportTimeNews, Bengkulu – Guna memastikan pengerukan Pelabuhan Pulai Baai cepat terselesaikan, rombongan anggota DPR RI dari Komisi V menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di pintu alur Pulau Baai Bengkulu pada Kamis (3/7).
Sebelum melaksanakan sidak, rombongan anggota DPR RI Komisi V yang terdiri dari Syaiful Huda, Muklish Basri, Haryanto, Hamka B. Kadi, Saadiah Uluputty langsung disambut Wakil Gubernur Mian saat tiba di Bandara Fatmawati Soekarno.
Setelah tiba di bandara Fatmawati, rombongan anggota Komisi V DPR RI bersama Wakil Gubernur Mian dan pejabat dari Dirjen Perhubungan langsung bergegas menuju pintu alur di Pelabuhan Pulau Baai.
Sesampai di lokasi, anggota Komisi V DPR RI menyayangkan pengerukan alur Pulau Baai oleh PT Pelindo dinilai masih sangat lamban walaupun pak Presiden Prabowo telah mengeluarkan Inpres pada akhir Juni lalu.
Karenanya, anggota DPR RI Syaiful Huda meminta agar Pelindo diberi waktu tiga hari kedepan untuk mempercepat pengerukan alur Pulau Baai.
“Memastikan paling tidak sementara ini kapal bisa masuk dulu atau bisa keluar. Ini target minimal tiga hari ini bisa dipastikan kapal bisa masuk, kita pastikan deadline tiga hari ini kapal bisa masuk,” kata Syaiful.
Tenggat waktu yang diberikan selama tiga hari ini juga bertujuan untuk mempercepat masuknya kapal transportasi ke pulau Enggano. Maka, Syaiful Huda juga meminta Pelindo agar menambah alat pengerukan.
“Inpres ini semua problem Pulau Baai ini dituntaskan dengan mandat sampai 31 Agustus, jadi kalau melihat rentan yang cukup terbatas ini Pelindo harus menambah sebanyak-banyaknya alat pengerukan,” tambahnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Mian menekankan agar Pelindo tidak mengundur waktu lagi seperti yang telah dijanjikan sebelumnya.
“Posisinya sudah harus dikeroyok bersama variabel kerjanya harus kesiapan alat diperhitungkan, misalnya tiga unit gak cukup harus dilipatgandakan jangan sampai sudah dideadline terus akhirnya mundur lagi,” sesal Wagub. 
Selain itu, Direktur Strategi PT Pelindo Drajat Sulistyo juga menyampaikan kendala yang dihadapi saat ini Bengkulu sering mengalami badai yang menghambat pekerjaan pengerukan.
“Sebenarnya problemnya itu kita menghindari musim dingin bulan Oktober sampai Februari itu angin muson membawa pasir luar biasa tapi Bengkulu ini badai terus itu menjadi hambatan,” tutupnya.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Daerah

Bengkulu

PKB Gelar Muscab serentak se-Provinsi Bengkulu

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:47 WIB