Foto : Dalam mendukung program nasional berbasis jagung ini dihadiri langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
ReportTimeNews, Bengkulu –
Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, hari ini, Kamis (5/6),
dilaksanakan Panen Raya Jagung Serentak se-Indonesia.
Tercatat ada satu juta
hektare lahan jagung di wilayah Indonesia yang digarap dalam mendukung Gerakan
Tanam Jagung (Gertam). Untuk wilayah Bengkulu, kegiatan ini dipusatkan di Desa
Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma.
Momentum simbolis keberhasilan
petani dalam mendukung program nasional berbasis jagung ini dihadiri langsung
oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan,
beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menurut Helmi, kegiatan
ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mendorong swasembada pangan,
sekaligus membuka akses ekspor produk pertanian.
“Alhamdulillah ini
bagus sekali dan karena kita sudah punya bibit jagung terbaik, insyaAllah ya
satu hektare itu bisa panen 12 ton jagung Bhayangkara Merah Putih,” ungkap
Helmi.
Ia juga meyakinkan
pemerintah daerah sangat antusias melaksanakan program tersebut, karena
Presiden Prabowo Subianto memang fokus untuk kemakmuran masyarakat.
“Semakin semangat
kita, karena presiden benar-benar konsentrasi. Presiden akan membuat koperasi
Merah Putih di setiap desa, kemudian satu truk untuk mobilisasi hasil
pertanian, satu cold storage, dan satu gudang, luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda
Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, dalam laporannya secara daring kepada Presiden
Prabowo, menjelaskan bahwa pengelolaan lahan jagung seluas 10 hektare di
Kabupaten Seluma tersebut merupakan binaan Polsek Sukaraja.
“Izin Bapak Presiden,
kami melaporkan capaian program ketahanan pangan penanaman jagung Provinsi Bengkulu
tahun 2025 ini pada kuartal pertama dengan luas lahan 987 hektare menghasilkan
2.467 ton jagung. Sedangkan pada kuartal kedua, lahan yang digarap seluas 1.328
hektare menghasilkan 3.320 ton jagung,” papar Mardiyono.
Seperti diketahui, dalam
waktu bersamaan, panen raya jagung serentak kuartal II ini dihadiri langsung
oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertempat di Lanud Harry
Hadisoemantri, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Puncak kegiatan ditandai
dengan pelepasan ekspor perdana jagung hasil panen Kabupaten Bengkayang ke
Kuching, Malaysia. Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam sektor
pertanian di Indonesia.







