Sidak Pelindo Bengkulu, Senator Destita Pastikan Pengerukan Alur Pelabuhan Pulau Baai Berjalan Lancar

- Reporter

Selasa, 27 Mei 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menyambangi Kantor Pelindo II Regional Bengkulu. 


ReportTimeNews, Bengkulu –
Senator DPD RI Dapil Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM.,
menyambangi Kantor Pelindo II Regional Bengkulu pada Senin (26/5) untuk
memastikan pengerjaan pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai berjalan dengan
lancar.

Dalam kunjungan tersebut,
turut hadir Camat Enggano, Kepala KSOP Bengkulu, perwakilan BPTD, serta
berbagai instansi teknis lainnya.

Senator Destita mengatakan
kunjungan ini menyikapi keresahan masyarakat atas kelangkaan Bahan Bakar Minyak
(BBM) di sejumlah wilayah Bengkulu akibat terhambatnya distribusi.

Destita menanyakan kondisi
dan progres pengerukan alur pelabuhan dan kapan akan selesai. Sebab Senator
menyoroti kondisi ini menyebabkan hampir semua titik SPBU mengalami antrean
panjang dan memberikan dampak kerugian ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha
di Bengkulu.

“Dari laporan masyarakat
dan hasil tinjauan langsung di lapangan, antrean panjang terjadi di berbagai
SPBU. Ini harus segera dicarikan solusinya. Besok kami juga akan berkoordinasi
dengan pihak Pertamina untuk mendalami permasalahan dan mempercepat
penanganan,” ujar Senator Destita.

Senator ingin semua pihak
bersatu mengatasi kondisi ini. Sebab dampak dari pendangkalan alur,
konektivitas menuju Pulau Enggano juga mengalami gangguan. Senator tak ingin
kondisi ini membuat warga Enggano terisolasi.

“Distribusi bahan pokok
dan transportasi masyarakat Enggano sangat bergantung pada Pelabuhan Pulau
Baai. Jika akses kapal terganggu, maka kehidupan masyarakat Enggano juga
terhambat,” tambahnya.

Dalam penutupnya Senator
Destita menegaskan, DPD RI siap memperjuangkan aspirasi daerah hingga ke pusat
dan mencari solusi terbaik melalui hubungan lembaga dan kementerian terkait.

“Kami hadir sebagai wakil
daerah, dan akan mengawal agar kepentingan masyarakat Bengkulu, khususnya
terkait energi dan transportasi, mendapatkan prioritas penanganan,” tutupnya.

Ditanggapi General Manager
PT Pelindo Regional II Bengkulu, S. Joko, pendangkalan alur pelabuhan
menyebabkan kapal Pertamina tidak dapat masuk untuk menyuplai BBM ke terminal
Pulau Baai. “Situasi ini diperparah oleh kebocoran pipa distribusi yang selama
ini juga masih dalam proses perbaikan. Pipa koneksi sepanjang 1 km segera
disambungkan,” jelas Joko.

Mengatasi masalah ini,
pengiriman BBM akhirnya harus dialihkan melalui jalur darat dari provinsi
tetangga. Namun kenyataannya juga mengalami hambatan. Keterlambatan distribusi
dari Lubuk Linggau diketahui akibat kendala pengiriman melalui jalur kereta api.

Namun Pelindo memastikan
pengerjaan pengerukan alur tahap I akan selesai pada awal Juni. Hal itu setelah
kapal keruk berkapasitas besar Costa Fortuna III telah tiba di Pelabuhan Pulau
Baai.

“Kami terus fokus
melakukan pengerukan. Kami berharap cuaca mendukung agar pengerukan dapat
segera dilaksanakan. Terimakasih karena Kami mendapat dukungan penuh dari semua
instansi terkait, termasuk dalam pengurusan izin lingkungan,” jelas Joko.

Sementara itu pihak KSOP
menjelaskan, jika pihaknya akan memberlakukan terminal Pelabuhan Putri Hijau
untuk menjadi sarana penyeberangan masyarakat Enggano sementara waktu. Hal ini
menyusul insiden terbaliknya kepala wisata Pulau Tikus yang terbalik lantaran
over kapasitas mengangkut penumpang sehingga yang sebelumnya Kapal Pulau Tello
mengangkat penumpang dengan cara dilansir menggunakan perahu nelayan, tidak
dilakukan lagi.

“Setelah kejadian tragis
kapal pariwisata Pulau Tikus terbalik, kami tidak lagi memberlakukannya. Karena
itu, kami memfungsikan terminal Pelabuhan Putri Hijau untuk bisa menjadi
pelabuhan penyeberangan darurat setelah proses survei yang akan kami lakukan
beberapa hari kedepan,” ujarnya.

Inisiatif ini disambut
baik pihak ASDP namun perlu dukungan pihak Pemda untuk bisa kembali
memfasilitasi transportasi masyarakat yang transit di Kota Bani Bengkulu Utara
dengan menggunakan bus ke Kota Bengkulu.

Selain itu Camat Enggano
Susanto menambahkan jika Ia akan menyampaikan kepastian dari pihak Pelindo.
Soal ketahanan pangan, Susanto menjelaskan jika hasil alam Pulau Enggano masih
bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.

Namun demikian, Susanto
berharap semua pihak bisa mempercepat penyelesaian kendala teknis dan
administratif agar distribusi BBM serta konektivitas pelayaran dapat kembali
normal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa

Daerah