Foto : Anggota DPR RI Dapil Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi atau disingkat ESD menyatakan akan segera menyampaikan persoalan BBM ini ke Komisi XII DPR RI.
ReportTimeNews, Bengkulu – Belum usai masyarakat dibuat resah dengan kenaikan pajak opsen, kini muncul persoalan baru yang tak kalah menyulitkan, yakni antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) mengular hingga ratusan meter di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu.
Menanggapi kondisi itu Anggota DPR RI Dapil Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi atau disingkat ESD menyatakan akan segera menyampaikan persoalan ini ke Komisi XII DPR RI.
“Saya sudah berkoordinasi. Ini akan kami bawa ke Komisi XII. Kemarin saya sudah ambil dokumentasi di lapangan,” tegas ESD pada Minggu, (25/5/2025).
Menurut Erna, fenomena antrean BBM ini kian memperkuat kekhawatiran publik, bahkan kondisi ini pun memicu spekulasi terhadap krisis BBM ini. Ia yakin publik pun menantikan langkah tegas dari pemerintah, dalam menstabilkan pasokan BBM di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Saya akan pelajari lebih lanjut penyebab serta kronologinya. Ini masalah serius dan tidak bisa dibiarkan,” katanya.
Lebih lanjut Ketua DPW Partai Nasdem ini juga menekankan pentingnya sikap kritis terhadap kader partai yang duduk di kursi legislatif. Dia menyebutkan, meski berada dalam koalisi pemerintahan, namun jika itu persoalan di masyarakat yang perlu disikapi agar dikritisi.
“Koalisi kita di pemerintahan jangan sampai membuat kader NasDem berhenti bersuara. Kita harus tetap menjadi partai yang kritis dan progresif. Jangan sampai anggota dewan kita hanya 3D — datang, duduk, diam,” demikian tutup Erna Sari Dewi.