Foto : Program kerja 100 hari, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menggandeng Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam menuntaskan permasalahan drainase di Kota Bengkulu.
ReportTimeNews, Bengkulu
– Menyongsong program kerja 100 hari, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi
menggandeng Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam menuntaskan permasalahan
drainase di Kota Bengkulu.
Sebagai bukti kerja
nyata, Dedy dan Helmi melakukan sidak ke drainase yang berada di samping POM
Kelurahan Penurunan, tepatnya di sebrang kantor Camat Ratu Samban. Setelah itu menyidak
drainase di Kelurahan Sukamerindu di bawah eks Balai Kota.
Dimana dari kedua
drainase besar ini dinilai memprihatikan dengan kondisi banyak endapan maupun
sampah.
Dengan kondisi itu, Dedy
dan Helmi mencari solusi agar drainase tersebut bersih dari sampah dan membuat
lingkungan kian indah serta asri.
“Alhamdulillah.
Pertama dalam sejarah, pak Gub langsung turun membackup dan memberi bantuan
kepada kita berupa truk sampah dan kontainer dalam rangka menyongsong program
100 hari kerja terkait penanganan sampah,” terang Walikota Dedy.
Sebelumnya, Helmi
menegaskan akan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam menangani
sampah di Kota Bengkulu, termasuk pembersihan sampah dan perbaikan drainase.
“Kita siapkan
anggaran tahun ini untuk pengerjaan dari hulu hingga hilirnya. Ini kan air nya
deras, nanti boleh Pemkot Bengkulu mengadakan lomba. Siring mana yang paling
bersih, bersih itu bukan hanya tidak ada sampah, bisa jadi bersih itu dengan
dilepaskannya ikan. Sehingga disitu bisa jadi tempat memancing,” jelas
Gubernur Helmi.
Lebih lanjut Helmi
bertekad dengan kolaborasi Pemprov dan Pemkot, seluruh drainase di Kota
Bengkulu menjadi bersih.
“Tetapi ini tidak
berhasil kalau tidak didukung oleh masyarakat. Karena masyarakat menjadi
piranti (komponen) penting. Kita jaga kebersihan, kita jaga siring kita, kita
jaga lingkungan kita, sehingga lingkungan kita mudah-mudahan menjadi
bersih,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini,
Helmi juga membeberkan akan membantu Pemkot Bengkulu tahun ini dengan
memberikan bantuan truck sampah dan kontainer.
“Dengan langkah itu
diharapkan masalah sampah di Provinsi Bengkulu, terkhusus kota bisa tuntas,”
pungkasnya.







