Foto : PKB Bengkulu menggelar sosialisasi hasil muktamar tahun 2024, kebijakan DPP dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Manajemen-Monitoring Struktur (SMS), yang digelar DPW PKB Provinsi Bengkulu pada Sabtu, (15/2/2025) di salah satu hotel berbintang di Kota Bengkulu.
ReportTimeNews, Bengkulu – Struktur Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Provinsi Bengkulu, diminta menindaklanjuti mandat yang dihasilkan dalam muktamar beberapa waktu lalu.
Hal itu diungkapkan Ketua DPP PKB Bidang Pendidikan dan Pesantren, H. Syaiful Huda usai membuka sosialisasi hasil muktamar tahun 2024, kebijakan DPP dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Manajemen-Monitoring Struktur (SMS), yang digelar DPW PKB Provinsi Bengkulu pada Sabtu, (15/2/2025) di salah satu hotel berbintang di Kota Bengkulu.
“Juga harus sesuai dengan hasil yang tertuang dalam peraturan partai. Diantaranya terkait kedisiplinan anggota legislatif, fraksi-fraksi dan kader PKB agar selalu bekerja untuk rakyat. Termasuk juga membuat struktur partai menjadi lebih prima dalam rangka menghadapi Pemilu 2029 mendatang,” ujar Syaiful.
Menurutnya, struktur PKB khususnya di Provinsi Bengkulu agar dapat menguatkan konsolidasi dan koalisi dalam pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.
“PKB harus berperan aktif dalam menyukseskan agenda Pak Prabowo, terutama berkaitan dengan 17 program prioritas yang menjadi agendanya,” kata Syaiful.
Selain itu berkaitan dengan Pemilu 2029 mendatang, lanjut Syaiful, DPP PKB menargetkan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu ini dapat pencah telur untuk kursi DPR RI. Sedangkan tingkat provinsi dan kabupaten/kota, minimal tiap Dapil itu mendapatkan satu kursi.
“Jadi PKB di Bengkulu harus menyusun dan mempesiapkan segala sesuatunya, seperti komposisi calon legislatif (Caleg) dan lainnya,” imbau Syaiful.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu, H. Zainal didampingi Sekretaris Suimi Fales mengemukakan, sebagaimana arahan dari DPP, pihaknya tentu bakal menindaklanjutinya. Bahkan juga menjadi pijakan atau modal awal puntuk terus bergerak dalam menjalankan mandat hasil muktamar. Dengan itu diharapkan apa yang ditargetkan dapat tercapai.
“Tak bisa dipungkiri, tantangan ke depan semakin berat, sehingga evaluasi-evaluasi untuk perbaikan harus terus dilakukan. Saya berharap kepada pengurus, kader ataupun anggota legislatif untuk dapat bersama-sama menindaklanjuti hasil muktamar. Disamping itu juga perlu bagi kita untuk berkomitmen terhadap hasil muktamar itu,” sampai Zainal.
Senada Dr. Suimi Fales menambahkan, sosialisasi internal partai secara langsung dapat membakar semangat seluruh pengurus dan kader PKB se-Provinsi Bengkulu. Apalagi juga disampaikan, untuk Pemilu 2029, Provinsi Bengkulu menjadi skala prioritas yang diperhatikan DPP.
“Daerah Pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu belum pernah dapat kursi DPR RI. Jadi pada Pemilu berikutnya harus pecah telur,” pungkas pria yang akrab disapa Wan Sui ini juga didampingi Herliardo.