Dewi Coryati: Pemerintah Harus Prioritaskan Kesejahteraan Guru

- Reporter

Sabtu, 8 Februari 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Dewi Coryati, M.Si. 

ReportTimeNews, Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, kesejahteraan guru harus diutamakan oleh pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. 
Hal ini menjadi sorotan penting mengingat banyak permasalahan yang masih mengganggu kondisi para pendidik, terutama guru honor dan mereka yang mengajar di sekolah swasta.
Desakan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang diadakan pada Jumat, 7 Februari 2025, oleh Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Dewi Coryati, M.Si. 
Dalam kesempatan itu, Dewi menekankan bahwa isu kesejahteraan guru, yang mencakup honorarium, tunjangan profesi, dan tantangan pengangkatan guru honor menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah.
“Masyarakat tidak bisa lagi mengabaikan kenyataan bahwa kesejahteraan guru, khususnya bagi guru honor dan di sekolah swasta, masih banyak yang terabaikan. Permasalahan ini terus berulang dan mempengaruhi kualitas pendidikan secara keseluruhan,” ungkap Dewi.
Dewi menuturkan bahwa ketimpaangan rasio antara jumlah guru dengan murid semakin memperburuk situasi. Dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berstatus guru yang sangat minim, sekolah terpaksa merekrut guru honor tanpa jaminan karier yang jelas. 
“Kami meminta agar pemerintah mempertimbangkan pengangkatan guru honor yang telah berkomitmen dalam mengajar. Ini penting untuk memberikan kepastian dan meningkatkan motivasi mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dewi menyarankan agar pemerintah menginventarisasi permasalahan yang ada, seperti isu sertifikasi yang tidak merata, khususnya bagi guru honor yang terhambat status kepegawaian dan senioritas. Dengan memahami akar permasalahan, diharapkan pemerintah dapat merumuskan solusi yang tepat dan efektif.
“Jika isu kesejahteraan guru ini tidak segera ditangani dengan serius, akan ada banyak permasalahan yang tidak teratasi, dan ini sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan kita ke depan. Kami menegaskan perlunya keterlibatan aktif dari pemerintah untuk menjadikan kesejahteraan guru sebagai prioritas,” pungkas Dewi, menyerukan perhatian yang lebih besar terhadap masalah penting ini.
Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan ke depan, kesejahteraan guru dapat terlaksana secara komprehensif, sehingga mereka dapat fokus pada tugas mulia dalam mencerdaskan bangsa.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Daerah

Bengkulu

PKB Gelar Muscab serentak se-Provinsi Bengkulu

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:47 WIB