Jawaban Pelindo Soal Kebakaran Conveyor Pelabuhan Pulau Baai

- Reporter

Rabu, 25 Desember 2024 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Conveyor Pelebuhan Pulau Baai terbakar

ReportTimeNews, Bengkulu : Kebakaran pada salah satu alat bongkar muat terminal curah kering
yang dioperasikan oleh anak Perusahaan Pelindo PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Bengkulu di Pelabuhan Pulau Baai yakni Conveyor C. 
Api terlihat membesar dan menjalar dengan cepat di peralatan tersebut pada tanggal 24 Desember 2024 sekitar pukul 21.30 WIB. 
Conveyor C mengalami kebakaran pada saat tidak beroperasi atau standby untuk persiapan kegiatan pemuatan selanjutnya. 
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu S. Joko menyampaikan, kebakaran terjadi diindikasi dipicu karena konsleting yang dimungkinkan juga karena terkena percikan air menginggat keadaan cuaca dibengkulu beberapa hari ini curah hujan tinggi dan ditambah kecepatan angin yang sangat kencang.
Gerak cepat petugas Pelindo segera menangani situasi tersebut sesuai SOP dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk antisipasi selanjutnya. 
Tidak berselang lama mobil pemadam kebakaran berdatangan untuk membantu diantaranya dari PT Tenaga Listrik Bengkulu sebagai pemadam terdekat dari Lokasi kejadian, dari Kecamatan setempat dan dari Kota Bengkulu. 
Situasi mulai terkendali pada pukul 23.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke peralatan bongkar muat lainnya serta tidak ada korban jiwa yang timbul. 
“Pelindo Regional 2 Bengkulu menerangkan bahwa terjadi kebakaran pada salah satu peralatan pemuatan kita yakni Conveyor C di Dermaga Samudra pada tanggal 24 Desember 2024 pukul 21.30 WIB dan berhasil dipadamkan pada 
pukul 23.00 WIB dengan dibantu oleh beberapa pihak terkait” ucap Joko ada Rabu, (25/12/2024).
Joko mengemukan, saat ini Pelindo dan pihak – pihak terkait sedang melakukan investigasi dari penyebab kebakaran dan mengupayakan langkah – langkah normalisasi agar pelayanan pemuatan curah kering seperti batu bara dan cangkang sawit tetap dapat berjalan dengan baik. 
Selain itu Pelindo akan mengoptimalkan Conveyor B sebagai alternatif dari Conveyor C yang terbakar di Dermaga Samudra serta mengalihkan penyandaran kapal ke tiga Dermaga/Jetty Curah Kering lainnya. 
“Kami sebagai perusahaan pelayanan 
publik memohon maaf kepada pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanannya serta menjamin bahwa pelayanan kepelabuhanan di Pelabuhan Pulau Baai dapat berjalan dengan normal dan tidak 
terganggu atas kejadian ini,” ujar S. Joko.
Selanjutnya management Pelindo Group Bengkulu akan melakukan evaluasi menyeluruh guna menerapkan komitmen pencegahan dan meminimalisir kejadian serupa terulang kembali dimasa yang 
akan datang.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Daerah

Bengkulu

PKB Gelar Muscab serentak se-Provinsi Bengkulu

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:47 WIB