Foto : Ketua BPC HIPMI Kabupaten Kaur, Alifa Abdillah dan Ketua BPC HIPMI Kabupaten Seluma, Febri Nanda Putra Pratama
ReportTimeNews, Bengkulu – Tim penjaringan calon Ketua umum (caketum) Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu saat ini tengah memverifikasi berkas dukungan pencalonan Caketum BPD HIPMI Provinsi yang sudah mendaftarkan diri sebelumnya.
Terlebih dari verifikasi sejauh ini didapati ada satu kepengurusan HIPMI Kabupaten yang memberikan rekomendasi dukungan pencalonan terhadap dua Caketum. Badan Pengurus Cabang (BPC) yang ganda memberikan dukungan itu adalah Kabupaten Kaur, dengan Ketua nya Alifa Abdillah.
Untuk 2 rekomendasi itu selain ke Yosia Yodan, juga ke Romio Parnandes.
Hal itu dibenarkan Ketua BPC HIPMI Kabupaten Kaur, Alifa Abdillah, ketika dikonfirmasi pada Jumat, (1/11/2024) di Hotel Grace Bengkulu.
Menurut Alif, pemberian dua rekomendasi itu dilakukan karena tidak ada aturan dalam Peraturan Organisasi (PO) yang melarangnya. Saat ini, rekomendasi tersebut tengah menjalani proses verifikasi oleh Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) BPD HIPMI Bengkulu.
“Dalam PO tidak ada larangan untuk memberikan dua rekomendasi. Pertimbangan kami adalah untuk menguji keseriusan para kandidat. Kami, BPC Kaur, memiliki lima suara, dan sedang menunggu hasil validasi dari OC dan SC untuk memastikan dukungan final, apakah akan mengarah ke Yosia atau Romio,” jelasnya.
Secara terpisah Ketua BPC HIPMI Kabupaten Seluma, Febri Nanda Putra Pratama, menegaskan bahwa pihaknya hanya mengeluarkan satu rekomendasi, yakni untuk Yosia Yodan.
Febri menyatakan bahwa jika ada rekomendasi lain yang mengatasnamakan BPC Seluma, hal tersebut bukan berasal dari mereka.
“Kami dari BPC Seluma hanya memberikan satu rekomendasi untuk Yosia. Jika ada yang mengatakan kami mendukung Romio, itu tidak benar. Tanda tangan dan cap memang dari kami, namun rekomendasi resmi hanya untuk Yosia,” kata Febri, mengungkapkan dukungan tersebut didasarkan pada kedekatan emosional dan penilaian bahwa Yosia adalah kandidat yang layak.
Di sisi lain, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Undang Sumbaga, menambahkan bahwa OC dan SC sedang dalam proses verifikasi dan validasi data dukungan dari setiap BPC di provinsi ini.
Undang menegaskan pentingnya satu dukungan untuk menjaga kesesuaian dengan aturan yang berlaku.
“Secara aturan, PO tidak memperbolehkan ada dua dukungan dari satu BPC. Hal ini yang sedang divalidasi oleh tim OC dan SC,” ujar Undang.
Lebih lanjut ia menambahkan, hasil verifikasi ini diharapkan mampu memastikan dukungan yang sah, sehingga proses pemilihan Caketum HIPMI Provinsi Bengkulu berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan pemimpin yang berkomitmen untuk memajukan organisasi.
“Kita tunggu hasil verifikasi final OC dsn SC, karena untuk Musyawarah Provinsi (Musprov) direncanakan pada bulan Desember 2024 mendatang,” demikian tutupnya.