Foto : Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan B Najamuddin pulang ke kampung halamannya, Bengkulu.
ReportTimeNews, Bengkulu – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan B Najamuddin pulang ke kampung halamannya, Bengkulu.
Kepulangan Sultan dengan didampingi istri menggunakan maskapai penerbangan Lion Air pada Sabtu, (12/10/2024), disambut hangat oleh Plt Gubernur Bengkulu Rosjonsyah dan Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi, di ruang VIP Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Kehadiran Sultan bersama istri di Bengkulu memiliki makna istimewa, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi masyarakat Bengkulu. Kepulangannya kali ini terasa berbeda karena Sultan kini menjabat sebagai Ketua DPD RI, sebuah posisi penting dalam struktur pemerintahan negara.
Dengan statusnya sebagai Ketua lembaga tinggi negara membawa kebanggaan tersendiri bagi warga Bengkulu yang menyaksikan salah satu putra daerahnya berhasil menduduki jabatan strategis di kancah nasional.
Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin menyampaikan kepulangannya karena rindu dengan tanah kelahirannyakelahirannya ditengah padatnya menjadi orang no 7 terpenting di negeri ini. Apalagi beberapa hari kedepan negeri ini ada hajatan terbesar yakni pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih harus berjalan aman dan damai.
“Kepulangan ini karena ingin menepati janjinya bahwa secepatnya setelah terpilih dan dilantik sebagai Ketua DPD RI periode 2024-2029. Ini agenda pertama saya keluar kota yaitu kampung halaman, Bengkulu,” ungkap Sultan didampingi istri dan juga Plt Gubernur Rosjonsyah.
Menurutnya, kepulangan ini juga aksn bertemu dengan Plt Gubernur, keluarga dan masyarakat Bengkulu. Dengan itu ia menyampaikan ucapan Terima kasih atas dukungan masyarakat Bengkulu dan dirinya berjanji akan memikirkan Bengkulu di tingkat pusat nantinya.
“Kepulangan saya memang tidak lama, karena besok sore sudah ada lagi agenda di pusat. Makanya saya yang dipercaya sebagai Ketua DPD RI akan berupaya mengangkat harkat dan martabat masyarakat serta daerah Bengkulu di tingkat pusat secara perlahwn. Artinya, Bengkulu juga harus diperhatikan, karena titik nol perjuangan bangsa ini dari Bengkulu, yakni Bung Karno dan Ibu Fatmawati,” terangnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, dengan diwakafkan dirinya untuk bangsa dan negara ini akan berbuat yang terbaik. Apalagi dirinya juga sudah bertemu dengan Presiden terpilih dengan pokok bahasan berbagai macam, yang semuanya untuk rakyat Indonesia.
“Bapak Presiden kita punya keinginan besar untuk membangun negeri ini dan kita dari DPD RI siap mendukung. Yakin lah kalau kita kompak, bangsa ini akan kuat dan bangsa asing tidak lagi memandang rendah kita,” demikian Sultan.







