Foto : Agi bersama Dedy Black memberikan keterangan
Reportimenews, Bengkulu – Bakal Calon Wakil Walikota Bengkulu, Nuragiyanti, atau yang lebih akrab disapa Agi, setibanya diBengkuku sebagai kampung halaman orang tuanya, memulai langkah konkret untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap persoalan lingkungan yang dihadapi kota ini.
Pada Sabtu sore (24/8), Agi menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Panjang, salah satu destinasi wisata unggulan di Bengkulu.
Kegiatan ini melibatkan ratusan pendukung dan relawan yang turut serta membersihkan sampah di sepanjang pantai.
Aksi bersih-bersih ini menjadi langkah awal Agi dalam menunjukkan komitmennya terhadap persoalan sampah yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Agi mengungkapkan bahwa meskipun dirinya tidak menetap di Bengkulu, ia tetap mengikuti perkembangan dan mendengarkan keluhan warga melalui keluarganya yang tinggal di kota ini.
“Saya memang tidak tinggal di Bengkulu, namun saya selalu mengikuti berita dan mendengar cerita dari keluarga saya di sini. Salah satu masalah yang paling sering disampaikan oleh warga adalah soal sampah yang menumpuk di kawasan Pantai Panjang. Inilah yang mendorong saya untuk turun langsung dan melakukan aksi bersih-bersih ini,” ujar Agi.
Menurut Agi, Pantai Panjang adalah salah satu aset berharga bagi Bengkulu yang harus dijaga kebersihannya. Pantai ini tidak hanya menjadi daya tarik wisatawan lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Namun, potensi ini terancam oleh masalah sampah yang kian menggunung.
“Pantai Panjang ini adalah kebanggaan kita semua. Kalau tidak kita jaga, siapa lagi? Sampah yang menumpuk di sini bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengancam ekosistem laut dan kesehatan masyarakat sekitar. Itulah mengapa saya merasa perlu untuk melakukan sesuatu,” kata Agi.
Dalam aksinya, Agi tidak hanya mengumpulkan sampah bersama para relawan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan pantai.
Agi juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau petugas kebersihan semata. “Kita semua memiliki peran dalam menjaga lingkungan. Saya ingin mengajak seluruh masyarakat Bengkulu, khususnya yang tinggal di sekitar Pantai Panjang, untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Ini bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Pengalaman hidup dan karier Agi di luar negeri, terutama di London, juga menjadi bekal penting baginya dalam mengatasi persoalan lingkungan di Bengkulu. Ia menceritakan bahwa selama tinggal di London, ia banyak belajar tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat di sana bekerja sama untuk menjaga kebersihan kota.
“Di London, saya melihat bagaimana kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sangat tinggi. Mereka memiliki sistem pengelolaan sampah yang sangat baik, mulai dari pemilahan sampah di rumah tangga hingga pengelolaan limbah di tingkat kota. Ini adalah sesuatu yang ingin saya bawa ke Bengkulu,” jelas Agi.
Agi percaya bahwa dengan menerapkan sistem pengelolaan sampah yang baik dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, masalah sampah di Bengkulu, khususnya di Pantai Panjang, dapat diatasi. Ia berencana untuk mendorong pemerintah kota Bengkulu agar lebih serius dalam menangani masalah ini dan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan komunitas lokal.
“Saya yakin kita bisa mengatasi masalah ini. Kita hanya perlu bekerja sama dan saling mendukung. Saya juga akan mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap isu lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Kita bisa belajar dari kota-kota lain, seperti London, yang sudah berhasil mengelola sampah dengan baik,” ungkap Agi.
Di akhir acara, Agi menyampaikan harapannya agar aksi bersih-bersih ini bukan hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga memicu kesadaran dan aksi nyata dari masyarakat Bengkulu untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia berharap, aksi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bengkulu.
“Kita harus memulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Jika semua orang memiliki kesadaran yang sama, saya yakin Bengkulu akan menjadi kota yang bersih dan nyaman untuk ditinggali. Mari kita jaga kebersihan Pantai Panjang dan lingkungan kita bersama,” tutup Agi.







