PMI Bengkulu Simulasikan Darurat Kesehatan Kebencanaan di Masyarakat

- Reporter

Kamis, 15 Agustus 2024 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota PMI lakukan simulasi

Reportimenews, Bengkulu – Indonesia dikenal sebagai negara yang sering ditimpa bencana, baik bencana alam non alam maupun akibat ulah manusia. 

Apalagi Provinsi Bengkulu dalam peta kerawanan dan peta bahaya bencana Indonesia termasuk kategori dengan resiko tinggi, dan ini dapat dilihat dari indek resiko bencana Indonesia, serta juga bisa dilihat dari kajian resiko bencana (KRB) nasional. 

Dari segi penanganan bencana terutama aspek Kesiapsiagaan, Mitigasi dan pencegahan, nampaknya masih belum optimal. 

Terlebih masyarakat, pemerintah dan beberapa lembaga non pemerintah masih sering bersifat reaktif ketika bencana terjadi, dan hal ini dapat memicu timbulnya banyak korban jiwa, dan kerugian yang tinggi akibat kurangnya antisipasi, kesiapsiagaan, mitigasi dan pencegahan. 

Hal itu disebabkan terbatasnya sumberdaya pemerintah dan lembaga non pemerintah dalam penanganan bencana, maka salah satu solusinya adalah dengan lebih mengedepankan pemberdayaan masyarakat untuk bisa mencegah dan meminimalisasi dampak bencana sangatlah penting.

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah salah satu lembaga non pemerintah yang berdasarkan UU No 1 Tahun 2018 serta peraturan pemerintah lainnya, juga berkewajiban mendukung pemerintah dari segi penanggulangan bencana atau darurat kesehatan pelayanan kesehatan, social, pelayanan darah serta pendidikan bagi pemuda dan pemudi atau masyarakat indonesia. 

Dalam pelayanan kebencanaan dan darurat kesehatan PMI sesuai visi dan misi selalu berusaha tampil cepat tepat dan akurat serta berjejaring dengan seluruh penggiat kebencanaan agar pelayanan dapat dengan “SEGERA” dirasakan oleh masyarakat baik sebelum, saat dan sesudah bencana.

Salah satu program PMI Provinsi Bengkulu dalam penanganan bencana dan darurat kesehatan adalah melakukan kegiatan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana kepada masyarakat dalam bentuk “Sosialisasi Dan Simulasi Darurat Kesehatan dan Bencana Ditingkat Masyarakat” yang bertema “KAMI SELAMAT”.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan agar masyarakat bisa menyadari kondisi- kondisi yang berisiko bencana, melakukan langkah-langkah pencegahan, dan penanganan pertama pada keluarga dan masyarakat lainnya saat terjadi bencana.

“Secara umum kegiatan ini bertujuan agar terlaksananya kegiatan kesiapsiagaan, mitigasi dan pencegahan di tingkat masyarakat, meningkatkan pemahaman, pengetahuan, keterampilan dan sikap masyarakat dalam menghadapi Bencana dan darurat kesehatan dan melaksanakan program kerja Bidang Penanggulangan Bencana Pengurus PMI Provinsi Bengkulu Tahun 2024,” ungkap Ketua PMI Provinsi Bengkulu Asnawi A Lamat didampingi Sekretaris Joni Saputra dalam keterangannya pada Kamis, (15/8/2024). 

Untuk sasaran kegiatan ini adalah masyarakat terpencil di Provinsi Bengkulu yang dipilih berdasarkan assessment terhadap kerentanan, bahaya, ancaman serta kapasitas daerah tersebut. 

Sedangkan hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman, pengetahuan, keterampilan dan sikap masyarakat dalam menghadapi bencana serta darurat kesehatan dan juga adanya SOP Penyelematan diri terpadu berbasis masyarakat ditingkat Desa/Kelurahan.

“Beberapa materi yang akan disampaikan dalam simulasi adalah simulasi adalah Konsep Bencana, Membangun kesadaran, kesiapsiagaan, dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi bencana, PHBS (Perilaku Hidup Bersih) saat kedaruratan bencana sehari-hari, dan Pertolongan Pertama serta Simulasi Bencana (Penyelamatan diri terpadu Berbasis Masyarakat),” terangnya. 

Sementara peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini berjumlah 56 orang terdiri dari 50 orang masyarakat, 3 orang panitia dan 3 orang Fasilitator/Pemateri. 

Sedangkan pelaksanaan sosialisasi dan simulasi darurat kesehatan dan bencana di Tingkat masyarakat akan dilaksanakan pada Hari Selasa, 27 Agustus 2024 pukul 08.00 WIB –Selesai bertempat di Perum Ejuka RT 20 Kelurahan Bentiring Permai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Daerah

Bengkulu

PKB Gelar Muscab serentak se-Provinsi Bengkulu

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:47 WIB