Pemprov Bengkulu Dukung Program BMD Untuk Akses Modal UMKM

- Reporter

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap program Baznas Microfinance Desa (BMD) sebagai upaya memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro di Provinsi Bengkulu. Program ini dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat kecil, khususnya di tingkat desa.

Dukungan tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni saat menghadiri peresmian Kantor Baznas Microfinance Desa (BMD) Provinsi Bengkulu yang digelar di Jalan Timur Indah Nomor 09, Kota Bengkulu, Jumat (13/2).

Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad, Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Romli bin Ronan, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa program BMD menyentuh langsung akar persoalan ekonomi masyarakat kecil, terutama mereka yang selama ini memiliki semangat usaha tinggi namun terkendala keterbatasan modal.

“Selama ini banyak saudara-saudara kita, seperti pedagang kecil, penjahit, petani, dan pelaku usaha mikro lainnya yang memiliki semangat luar biasa, tetapi terbentur keterbatasan modal. Kehadiran BMD menjadi solusi nyata atas persoalan tersebut,” ujar Herwan.

Ia menambahkan, BMD merupakan wujud pengelolaan zakat yang cerdas dan produktif. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mendukung dan mengawal pengembangan BMD agar dapat tersebar luas di seluruh kabupaten dan kota.

“Saya berpesan agar dana ini digunakan secara amanah. Jika ada masyarakat yang mengalami kesulitan permodalan, segera laporkan ke Baznas Provinsi sesuai arahan Bapak Gubernur, agar kita bisa saling membantu,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad menjelaskan bahwa secara nasional jumlah BMD masih terbatas karena membutuhkan modal yang cukup besar. Saat ini, baru terdapat sekitar 33 BMD di seluruh Indonesia.

“Setiap BMD mendapatkan modal awal sebesar Rp1 miliar yang diperuntukkan bagi pembiayaan usaha mikro. Para pelaku usaha akan mendapatkan pinjaman modal sekitar Rp3 juta tanpa bunga dan tanpa tambahan biaya,” jelas Noor Achmad.

Ia berharap, melalui skema tersebut, para pelaku usaha mikro dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan hingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Adapun skema pembiayaan BMD menggunakan konsep Qardhul Hasan, yakni pinjaman modal usaha yang diberikan kepada kelompok mustahik secara bertahap tanpa dikenakan bunga, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Senator Destita Dorong Penguatan Peran KONI dan Usulkan Bengkulu Jadi Tuan Rumah PON
Gubernur Helmi Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Berlaku Mulai 1 Mei 2026
PKB Gelar Muscab serentak se-Provinsi Bengkulu
Pelatihan Desain Produk IKM Bengkulu, Dewi Coryati Tekankan Pentingnya Inovasi
Besurek Night Carnaval 2026: Warga Padati Pusat Kota Bengkulu, Dorong Budaya dan Ekonomi
Perjuangkan Aspirasi Kesehatan di Senayan, Destita Khairilisani Raih Penghargaan The Change Maker Awards 2026
Dies Natalis ke-44 UNIB, Gubernur Helmi Hasan Soroti Kekuatan Besar Alumni
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Melalui Simulasi Bencana
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:21 WIB

Senator Destita Dorong Penguatan Peran KONI dan Usulkan Bengkulu Jadi Tuan Rumah PON

Senin, 20 April 2026 - 02:47 WIB

Gubernur Helmi Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Berlaku Mulai 1 Mei 2026

Minggu, 19 April 2026 - 07:47 WIB

PKB Gelar Muscab serentak se-Provinsi Bengkulu

Minggu, 19 April 2026 - 05:52 WIB

Pelatihan Desain Produk IKM Bengkulu, Dewi Coryati Tekankan Pentingnya Inovasi

Minggu, 19 April 2026 - 02:44 WIB

Besurek Night Carnaval 2026: Warga Padati Pusat Kota Bengkulu, Dorong Budaya dan Ekonomi

Daerah

Bengkulu

PKB Gelar Muscab serentak se-Provinsi Bengkulu

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:47 WIB