Gubernur Bengkulu Serahkan Dana Bergulir BAZNAS Microfinance Masjid Nur Asiah

- Reporter

Senin, 27 Oktober 2025 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ReportTimeNews, Bengkulu – Menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat — itulah semangat yang diusung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat menghadiri buka puasa bersama dan penyerahan Dana Bergulir BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) Nur Asiah di Masjid Nur Asiah, Hibrida 4 RT 31 Sidomulyo, Senin (27/10).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Helmi menyerahkan reward kepada 16 mustahik disiplin infaq, serta pembiayaan dana bergulir BAZNAS Microfinance Masjid Nur Asiah kepada 20 penerima manfaat.

Terdiri dari 10 orang level 1 (gulir ke-4) senilai Rp3 juta, dan 10 orang level 2 (gulir ke-1) senilai Rp5 juta per orang.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menegaskan, program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi bagian dari ikhtiar membangun kemandirian ekonomi berbasis masjid yang berasaskan gotong royong dan keberkahan.

“Ini bukan hanya soal memberi, tapi tentang menumbuhkan kekuatan ekonomi umat dari bawah. Zakat dan infaq, jika dikelola dengan cerdas dan amanah, bisa menjadi energi besar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Helmi

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan ekonomi umat tidak akan tercapai tanpa kesadaran kolektif dan kedisiplinan masyarakat dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah.

“Masjid harus menjadi pusat solusi bagi umat. Dari masjid lahir gerakan sosial, pendidikan, dan ekonomi yang menumbuhkan kemandirian. Inilah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, membawa manfaat bagi semua,” tambah Helmi.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Romli, menjelaskan bahwa program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) merupakan bentuk nyata sinergi antara iman dan kemandirian ekonomi.

“Kami ingin menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga ruang untuk tumbuhnya usaha, kerja keras, dan solidaritas. Dengan BMM, para mustahik didampingi agar bisa naik kelas menjadi pelaku usaha mandiri,” ungkap H. Romli.

Romli berharap, keberhasilan BMM Nur Asiah menjadi inspirasi bagi masjid lain di Bengkulu untuk mengembangkan program serupa demi memperkuat ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar.

Berita Terkait

Senator Destita: Munas PPNI Jadi Panggung Bengkulu Dikenal Nasional
Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama
Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran
Perkuat Wasathiyah, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Tangkal Radikalisme
Keterbukaan Informasi: Permintaan Data Portal Bengkulu Satu Data Naik Sepuluh Kali Lipat
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu Pinjamkan Bus BRT untuk Mahasiswa UMB
Kendaraan Mogok Usai Isi Pertalite, Pemprov dan Pertamina Bergerak
Tujuh Tahun Mandi Lumpur dan Debu, Jalan Seluma Akhirnya Dibangun
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Senator Destita: Munas PPNI Jadi Panggung Bengkulu Dikenal Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Wagub Mian Tinjau SPAM Pinang Raya: Sesuai Spesifikasi Jadi Syarat Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Sekda Bengkulu: Validasi Data Kunci Pastikan 7,9 Juta Kg Beras Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Perkuat Wasathiyah, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Tangkal Radikalisme

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Keterbukaan Informasi: Permintaan Data Portal Bengkulu Satu Data Naik Sepuluh Kali Lipat

Daerah