Bengkulu Tengah – Anggota DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M, menggelar kegiatan reses ke-25 Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 bersama para penyuluh pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah.
Pertemuan yang berlangsung di Lapangan Desa Taba Lagan pada Senin (13/10/2025) pukul 08.30 WIB tersebut membahas pentingnya sinergi antara sektor pertanian dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digalakkan pemerintah.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, para penyuluh pertanian menyampaikan berbagai aspirasi terkait keterlibatan petani lokal dalam penyediaan bahan pangan untuk program MBG. Mereka menilai, jika bahan pangan seperti sayur, beras, dan telur dapat disuplai langsung dari petani setempat, maka rantai pasok akan lebih efisien dan perekonomian desa pun ikut berkembang.
Senator Destita Khairilisani menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG harus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Penyuluh pertanian dan kelompok tani memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan bahan pangan bergizi. Karena itu, koordinasi lintas sektor antara dinas pertanian, kesehatan, dan pendidikan sangat diperlukan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan pula beberapa kebutuhan mendesak, seperti bantuan alat dan sarana pertanian, peningkatan kapasitas penyuluh, serta pelatihan pengelolaan hasil panen sesuai standar gizi MBG. Para penyuluh juga berharap pemerintah menjamin harga hasil panen agar petani tidak merugi saat menjadi pemasok bahan pangan program nasional tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Destita berkomitmen mendorong pemerintah daerah untuk mengintegrasikan program MBG dengan sektor pertanian lokal serta melakukan koordinasi lintas dinas untuk sinkronisasi data kebutuhan dapur MBG. Ia juga akan menyampaikan aspirasi ini kepada Kementerian Pertanian agar alokasi bantuan sarana produksi pertanian diprioritaskan bagi daerah pelaksana MBG.
Kegiatan reses ini ditutup dengan sesi diskusi santai, foto bersama, dan makan bersama. Destita menegaskan bahwa keterlibatan petani lokal dalam program Makan Bergizi Gratis bukan hanya mendukung gizi anak bangsa, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi pedesaan dan kemandirian pangan di Bengkulu.







