Enggano Dapat Jatah Sawah Baru Rp25 Miliar

- Reporter

Senin, 14 Juli 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat bertemu masyarakat Desa Banjar Sari, Enggano


ReportTimeNews, Bengkulu :
Dalam upaya mendukung sektor pertanian di Provinsi Bengkulu, Gubernur Helmi
Hasan dijadwalkan akan meluncurkan Program Cetak Sawah Baru di Pulau Enggano
pada minggu ketiga bulan Juli 2025.

Hal ini disampaikan oleh
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat bertemu masyarakat Desa Banjar Sari, Enggano,
pada Kamis (11/7).

Program cetak sawah ini
merupakan hasil dari upaya lobi Gubernur Helmi Hasan beberapa waktu lalu dalam
audiensi bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dari hasil audiensi
tersebut, Provinsi Bengkulu mendapatkan alokasi lahan untuk cetak sawah baru
seluas 2.000 hektare.

Wakil Gubernur Mian
menjelaskan bahwa dari total tersebut, Pulau Enggano turut mendapatkan bagian,
khususnya di Desa Banjar Sari. Lahan tersebut akan segera dimanfaatkan untuk
program cetak sawah yang didanai melalui Dana Isian Pelaksanaan Anggaran
(DIPA).

“Terobosan Bapak Gubernur
Helmi Hasan dalam audiensi bersama Kementerian Pertanian membuahkan hasil.
Alhamdulillah, program cetak sawah ini memperoleh DIPA senilai hampir Rp78
miliar, dan untuk Enggano dialokasikan sekitar 30 persen atau Rp25 miliar,”
ungkap Mian.

Program ini juga akan
melibatkan unsur TNI dan Polri sebagai bagian dari sinergi pembangunan wilayah
perbatasan. Peluncuran resmi program tersebut rencananya akan dihadiri langsung
oleh Gubernur Helmi Hasan dan Komandan Korem (Danrem). Sejumlah alat berat,
termasuk ekskavator, telah mulai bekerja di lapangan.

“Nanti akan dilaunching
oleh Pak Gubernur di minggu ketiga bulan Juli bersama Pak Danrem. Ekskavatornya
sudah mulai bekerja untuk mendukung proses cetak sawah,” tambah Mian.

Sementara itu, Kepala Desa
Banjar Sari, Susanto, menyampaikan bahwa saat ini desanya memiliki total 80
hektare lahan persawahan, dengan sekitar 60 hektare yang telah diolah dan siap
panen.

“Kami punya tiga areal persawahan
seluas 80 hektare, dan yang sudah diolah sekitar 60 hektare. Ke depan, kami
akan maksimalkan agar bisa panen tiga kali setahun. Saat ini, kami baru panen
dua kali,” jelas Susanto.

Program ini diharapkan
mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan
warga Enggano secara umum.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Daerah