ReportTimeNews, Bengkulu – Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran berdampak pada peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertamax, di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu.
Dimana Pertashop menjadi salah satu pilihan utama bagi pemudik untuk mengisi BBM, terutama di daerah yang jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Namun, meningkatnya permintaan ini juga menimbulkan tantangan dalam distribusi BBM ke beberapa Pertashop.
Terlebih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Pertamina sebelumnya telah memastikan stok BBM selama periode Lebaran dalam kondisi aman. Meski terdapat kendala pada distribusi akibat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, pasokan tetap diupayakan melalui suplai dari provinsi tetangga. Namun, pengiriman dari luar daerah, terutama dari Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menyebabkan adanya keterlambatan di beberapa titik.
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI), Steven, menyampaikan bahwa keterlambatan suplai ini menjadi perhatian utama bagi pengusaha Pertashop.
“Permintaan BBM di Pertashop meningkat tajam selama Lebaran. Namun, suplai dari Pertamina mengalami keterlambatan hingga tiga hari di beberapa lokasi. Hal ini tentu berdampak pada ketersediaan BBM bagi pemudik yang bergantung pada Pertashop,” ujar Steven pada Kamis (3/4).
Ia menambahkan bahwa jarak distribusi yang lebih jauh dari Lubuklinggau menjadi tantangan dalam memastikan kelancaran pasokan.
“Jika dibandingkan, pengiriman dari Pulau Baai ke Mukomuko saja sudah cukup jauh. Dengan adanya keterlambatan distribusi dari Lubuklinggau, beberapa Pertashop mengalami kekosongan stok dalam beberapa hari terakhir,” jelasnya.
Salah satu pemudik, Benny Junaidi, berbagi pengalamannya saat hendak mengisi BBM di sebuah Pertashop di Kabupaten Kaur.
“Saat libur Lebaran seperti ini, Pertashop sangat membantu pengendara yang sulit menjangkau SPBU. Namun, beberapa di antaranya mengalami kekosongan stok karena keterlambatan suplai. Semoga ke depan distribusi BBM bisa lebih lancar,” katanya.
Meningkatnya konsumsi BBM selama Lebaran menegaskan peran penting Pertashop dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat, khususnya pemudik. Optimalisasi distribusi BBM menjadi langkah strategis untuk memastikan kenyamanan perjalanan serta kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.






