Dewi Coryati Dorong Pemerintah Perkuat Peran Pendidikan Nonformal dan Informal

- Reporter

Jumat, 7 Februari 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Dewi Coryati, M.Si.,

ReportTimeNews, Jakarta : Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendorong Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, untuk memperkuat peran Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI).
Hal ini ditegaskan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Dewi Coryati, M.Si., dalam wawancara terkait hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPP APPNFI, FK PKBM, DPP ASTINA, dan PP HIMPAUDI.
Menurut Dewi, ada beberapa poin penting yang disimpulkan dalam RDP, salah satunya mengenai penguatan peran PNFI yang memiliki kontribusi besar dalam mendidik anak bangsa. 
Seperti halnya keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang merupakan upaya terakhir dalam dunia pendidikan dengan pendanaan yang terjangkau. 
“PKBM sangat dinantikan kehadirannya oleh masyarakat karena mampu menjangkau daerah pelosok dan memberikan kesempatan kepada mereka yang tertinggal usia untuk tetap bisa mengenyam pendidikan. Dengan demikian, PKBM menjadi solusi atas permasalahan akses pendidikan bagi masyarakat,” ungkap Dewi, Jumat, (7/2/2025).
Menurut Dewi, PKBM juga menjadi garda terakhir dalam memastikan pendidikan anak bangsa lebih terjamin. Namun, dalam hal ini, perhatian terhadap para tutor menjadi hal yang sangat penting.
“Para tutor yang merupakan tenaga pendidik di PKBM harus mendapatkan perlakuan yang setara dengan guru-guru di sekolah formal,” tegas Anggota Fraksi PAN ini. 
Dewi menambahkan bahwa kesetaraan yang dimaksud mencakup perlindungan dan kesejahteraan para tutor. Selama ini, tutor PKBM hanya menerima honor dari dana bantuan yang turun setiap enam bulan sekali. Terlebih dari segi jumlah, tentu tidak perlu disebutkan, tetapi yang jelas masih jauh dari harapan. 
“Jadi bagaimana para tutor bisa mendidik anak secara optimal jika kesejahteraan mereka sendiri belum terpenuhi?” kata Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini. 
Belum lagi kondisi serupa, Dewi mengemukakan, juga dialami oleh guru swasta, termasuk yang mengajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh karena itu, ke depan harus ada jaminan bagi mereka, salah satunya dengan memperbaiki regulasi yang ada.
“Dengan adanya regulasi yang lebih baik, perlindungan dan kesejahteraan para tutor di PKBM, sekolah swasta, dan PAUD dapat lebih terjamin. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Dewi.
Lebih lanjut Dewi menyampaikan bahwa hasil RDP ini akan ditindaklanjuti dengan berbagai upaya, di antaranya memperkuat pengelolaan dan meningkatkan anggaran untuk program-program PNFI.
“Kami juga mendukung perlunya regulasi atau payung hukum untuk memperkuat posisi tutor pendidikan kesetaraan, termasuk dalam hal standar kualifikasi, kompetensi, serta kesejahteraan, agar mereka dapat bekerja secara profesional,” pungkas Dewi.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD
Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan
Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan
Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu
Janji Politik, 130 Unit Ambulans Siap Disalurkan ke Desa
Pekan Depan, Gubernur akan Berkantor di Pulau Enggano
Dari Perut Bumi Hululais, Bengkulu Menuju Energi Ramah Lingkungan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pemprov Bengkulu Dukung Pengelolaan Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Senin, 21 Juli 2025 - 00:00 WIB

Lawan Stunting Lewat MBG, Wagub Mian Gaungkan Semangat Kolaborasi

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Bengkulu Segera Siap Diluncurkan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Pernyataan Guru Rerisa Viral, Inspektorat Bengkulu: Perlu Diluruskan

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:00 WIB

Wagub Mian Dorong Pelayanan Ramah dan Terjangkau di Bengkulu

Daerah